JK secara pribadi menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang dikabarkan tewas akibat serangan gabungan tersebut.
"Kami sangat bersedih atas kepergian Pemimpin Iran, Ali Khamenei. Meskipun Iran sendiri menghadapi gejolakan internal," ungkap JK.
Ia menilai pembunuhan terhadap seorang pemimpin negara seperti Khamenei sebagai tindakan yang patut disesali.
"Membunuh figur seperti Ali Khamenei adalah hal yang sangat kami sayangkan. Kami merasa duka mendalam atas kejadian ini," tegasnya.
Baca Juga: Siapa Pemimpin Iran Sebenarnya? Ini Perbedaan Kekuasaan Ali Khamenei dan Presiden Masoud Pezeshkian
Sebagai negara dengan mayoritas penduduk Muslim, Indonesia diharapkan berperan aktif di foruminternasional seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
JK menekankan upaya Indonesia untuk menyerukan penghentian konflik.
"Setidaknya kita bisa mendoakan dan menyerukan agar situasi ini segera berakhir. Mendamaikan konflik seperti ini memang sulit, tapi kita harus berusaha semaksimal mungkin," pungkasnya.
Pernyataan JK ini datang di tengah ketegangan global yang meningkat, di mana konflik Timur Tengah berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi dan keamanan dunia.
Para analis menilai, sikap netral Indonesia dapat menjadi jembatan perdamaian di tengah polarisasi internasional.
