Isuzu Astra Motor Indonesia mencatat pangsa pasar 29 persen pada 2025. (Sumber: Poskota/ Erwan Hartawan)

OTOMOTIF

Isuzu Bidik Pertumbuhan Lebih Tinggi di 2026, Pangsa Pasar Sudah 29 Persen

Jumat 27 Feb 2026, 15:18 WIB

POSKOTA.CO.ID - PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) menutup tahun 2025 dengan performa bisnis yang tetap kuat di tengah dinamika pasar kendaraan niaga nasional.

President Director PT IAMI, Masayasu Hideshima, menyebut tahun lalu menjadi periode penuh tantangan, mulai dari kondisi ekonomi yang fluktuatif hingga persaingan yang makin ketat.

“Tahun 2025 adalah periode yang penuh dinamika, mulai dari kondisi ekonomi yang fluktuatif, pengambilan keputusan pelanggan yang terus berkembang, hingga persaingan di segmen kendaraan niaga yang semakin kompetitif. Namun dengan strategi yang disiplin dan fokus pada kebutuhan pelanggan, Isuzu tidak hanya mampu bertahan tetapi juga menjaga performa bisnis tetap solid," ujar Hideshima.

"Market share di tahun 2025 yang mencapai 29 persen menjadi bukti kepercayaan pelanggan terhadap Isuzu sebagai 'Real Partner, Real Journey' yang menguntungkan bisnis pelanggan,” sambungnya.

Baca Juga: Isuzu Tampilkan Inovasi Kendaraan Ramah Lingkungan di Japan Mobility Show 2025

Kontribusi Produk Andalan

Pangsa pasar kendaraan niaga Isuzu pada 2025 tercatat sebesar 29 persen. Capaian ini didorong oleh performa sejumlah model utama.

Kontributor terbesar datang dari Isuzu TRAGA dengan porsi 47,5 persen dari total penjualan. Disusul Isuzu ELF sebesar 23,7 persen dan Isuzu GIGA yang menyumbang 18,2 persen.

Kinerja tersebut mencerminkan kesesuaian produk dengan kebutuhan pelaku usaha di berbagai sektor.

Dari sisi manufaktur, fasilitas Isuzu Karawang Plant menjadi basis produksi penting. Sepanjang 2025, pabrik ini mengekspor lebih dari 8.000 unit kendaraan ke 25 negara, mencakup kawasan Amerika Latin, Asia Tenggara, hingga Asia Selatan.

Baca Juga: Harga Mobil Bekas Isuzu Panther, Tangguh di Segala Medan Anti Rusak Mulai dari 100 Jutaan Saja!

Jaringan Purna Jual Terus Diperkuat

Seiring meningkatnya populasi kendaraan melalui Isuzu Unit in Operation (UIO), IAMI juga memperluas dukungan layanan purna jual.

Jumlah armada Bengkel Isuzu Berjalan (BIB) bertambah dari 156 unit menjadi 162 unit. Sementara Bengkel Mitra Isuzu (BMI) meningkat dari 165 menjadi 175 unit.

Jaringan part shop juga diperluas menjadi 2.097 titik pada 2025, naik dari 1.930 pada tahun sebelumnya. Selain itu, pelanggan tetap didukung empat Part Depo serta layanan Mechanic & Part on Site untuk sektor seperti pertambangan dan perkebunan.

Penguatan layanan ini berdampak pada pendapatan suku cadang yang tumbuh 4,6 persen secara tahunan dan terus meningkat dalam lima tahun terakhir.

Baca Juga: Isuzu Tampilkan Inovasi Kendaraan Ramah Lingkungan di Japan Mobility Show 2025

Strategi dan Target Isuzu di 2026

Memasuki 2026, IAMI menargetkan pertumbuhan bisnis yang lebih baik dengan tetap berfokus pada kebutuhan pelanggan.

Perusahaan melihat peluang dari proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diperkirakan berada di kisaran 5 persen, lebih tinggi dari proyeksi global sekitar 3,1 persen. Penurunan suku bunga acuan juga dinilai membuka peluang pembiayaan yang lebih kompetitif bagi pelaku usaha.

Hideshima menegaskan bahwa 2026 akan menjadi fase penguatan, termasuk melalui peningkatan kandungan lokal dan modernisasi fasilitas produksi.

IAMI akan mempertahankan strategi Customer Centric Value dengan memperkuat operasional dealer serta menghadirkan program yang sesuai kebutuhan pelanggan.

Baca Juga: All New Isuzu D-Max dan All New Isuzu mu-X Kembali Hadir Dengan Berbagai Pembaruan Penuhi Kebutuhan Tambang

Selain itu, perusahaan mengedepankan Solution Driven Success Value melalui peningkatan uptime kendaraan dan pemanfaatan teknologi telematics Isuzu Link.

“Melalui serangkaian strategi yang sudah ditetapkan tahun ini, PT IAMI menargetkan kendaraan Isuzu bisa berkontribusi terhadap pangsa pasar kendaraan komersial di Indonesia pada tahun 2026. Optimisme ini juga diiringi dengan semangat Isuzu menjadi Real Partner, Real Journey bagi Isuzu Partner sebagai pelanggan dalam setiap perjalanan bisnisnya,” tutup Hideshima.

Tags:
Isuzu Karawangkendaraan niaga Isuzukendaraan niaga nasionalIsuzu

Erwan Hartawan

Reporter

Muhammad Dzikrillah Tauzirie

Editor