“Kami memperbaiki dari aspek sanitasi, pencahayaan, dan atap rumah. Program Gentengisasi ini mengikuti arahan Bapak Presiden agar masyarakat tidak lagi menggunakan atap seng, melainkan genteng yang lebih layak dan tahan lama,” ujarnya.
Menurutnya, lebih dari 50 arsitek IAI Jakarta terlibat secara pro bono dalam perancangan dan desain kawasan. Para arsitek membantu menyiapkan konsep tata ruang, desain rumah, serta estetika lorong agar lebih bersih dan memiliki nilai ekonomi.
