Ilustrasi air bersih dari PAM Jaya. (Sumber: Freepik/@freepik)

JAKARTA RAYA

Air Terganggu Sebulan, PAM Jaya Sebut Indikasi Sumbatan Pipa di RW 03 Jembatan Besi

Selasa 24 Feb 2026, 23:20 WIB

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Perusahaan Air Minum (PAM) Jaya angkat bicara tentang gangguan distribusi air bersih yang sempat dikeluhkan warga RW 03, Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat.

Senior Manager Corporate & Customer Communication PAM Jaya, Gatra Vaganza menyampaikan, gangguan disebabkan kebocoran pada pipa berdiameter 500 milimeter di kawasan Latu Menten.

Kebocoran tersebut, kata dia, telah selesai diperbaiki sekitar satu minggu lalu dan distribusi air di wilayah lain sudah kembali normal.

"Jadi sebetulnya yang terkait di Jembatan Besi Tambora itu, RW 03 gitu ya, itu sebetulnya kemarin kan sempat ada kebocoran pipa ukuran 500 di Latu Menten. Dan itu sudah sudah kita perbaiki dan itu sudah selesai kurang lebih satu minggu lalu," kata Gatra kepada Poskota, Selasa, 24 Februari 2026.

Baca Juga: Sempat Terganggu Sebulan, Warga Jembatan Besi Jakbar Kembali Dapat Air Bersih PAM Jaya

Ia mengatakan, jaringan perpipaan diindikasikan tersumbat. Sementara itu, jalur distribusi pipa di wilayah lain tidak mengalami masalah serupa.

"Tapi memang ternyata ini khusus di area RW 03 memang ada sedikit gangguan suplai nih, kemungkinan besar kemungkinan ada sumbatan di jaringan perpipaan itu. Nah, ini sedang kita lakukan pemeriksaan dari tim," ujarnya.

Menurutnya, PAM Jaya sebenarnya telah menyiapkan mekanisme bantuan bagi pelanggan terdampak. Warga dapat menghubungi layanan pelanggan PAM Jaya di nomor 1500223 untuk mendapatkan suplai air bersih lewat mobil tangki secara gratis.

"Kalau misalkan ada kondisi-kondisi seperti itu, sebagaimana informasi yang selalu kita sampaikan gitu ya, baik di rilis maupun mungkin di sosial media gitu ya, itu pelanggan bisa menghubungi 1500223 dan kami akan menyediakan mobil tangki tuh, secara gratis," ucapnya. (cr-4)

Tags:
air bersihpipa bocorJakarta BaratPAM Jaya

Tim Poskota

Reporter

Febrian Hafizh Muchtamar

Editor