Tolak Konten Settingan, Tasya Farasya Ungkap Pernah Ditawari Bayaran Demi Spill Skincare

Senin 23 Feb 2026, 10:25 WIB
Tasya Farasya mengungkap pengalaman menerima tawaran konten setting-an yang memicu diskusi publik tentang transparansi influencer di media sosial. (Sumber: Instagram/@tasyafarasya)

Tasya Farasya mengungkap pengalaman menerima tawaran konten setting-an yang memicu diskusi publik tentang transparansi influencer di media sosial. (Sumber: Instagram/@tasyafarasya)

POSKOTA.CO.ID - Influencer kecantikan ternama Tasya Farasya memicu perbincangan hangat setelah mengungkapkan pengalaman pribadi terkait fenomena konten “mencegat” selebritas di ruang publik yang marak beredar di platform seperti TikTok.

Konten semacam itu biasanya memperlihatkan seseorang yang tiba-tiba mendekati artis dan menanyakan produk skincare yang mereka gunakan seolah alami dan tanpa rekayasa.

Melalui unggahannya di platform Threads pada 18 Februari 2026, Tasya menjelaskan bahwa tidak semua konten “spontan” tersebut benar-benar terjadi secara natural.

Ia mengungkapkan pernah menerima tawaran berbayar untuk berpura-pura menjadi narasumber dalam konten “halo kak, spill skincare” yang belakangan menjadi tren.

“Gue pernah ditawarin dibayar buat konten ‘halo kakak kakak kakak boleh spill skinkernya kak’. Gue tolak cetasss.” ujar Tasya di akun Threadsnya

Pengakuan ini sontak memunculkan berbagai reaksi publik, mulai dari dukungan hingga kritik.

Baca Juga: Viral Sekelompok WNI di Jepang Ronda Sahur, Asli Atau Cuma Konten?

Fenomena Konten Spontan yang Ternyata Tidak Sepenuhnya Natural

Konsep konten “mencegat” seleb di tempat umum telah menjadi salah satu format populer di media sosial. Konten ini terlihat sederhana, spontan, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari, sehingga cepat menarik perhatian warganet.

Namun, pengakuan Tasya memunculkan kembali diskusi mengenai keaslian konten. Banyak warganet mengaku mulai memahami bahwa beberapa konten yang tampak tidak direncanakan ternyata merupakan bagian dari strategi pemasaran terselubung atau endorsement terstruktur.

Beberapa komentar warganet menggambarkan perdebatan tersebut:

"Buat apa lo spill? Bakalan banyak fihak yg kena. Ini kan dunia marketing dan lo juga bekerja di wadah yang sama. Tenang aja masih banyak brand yg percaya lo dan lo jg punya brand. Terus ada brand image sendiri yg kuat. Istilahnya gaperlu lah bongkar rahasia perusahaan orang, harusnya profesional aja" ujar @dan***

“Kenapa yaa dibongkar? Kan sesama influencer harus saling mengerti.” ujar @lew***

“Tapi kalo dibongkar gini kasian, tauk.” ujar @erk**

"si tasya doang kayanya influencer yg lg proses cerai tp update foto lakinya mulu di exclusive" ujar @far***

“Yaudah sih, anjir, kenapa kalau setting-an?” ujar @1nh***

“Jatuhnya menjatuhkan rezeki orang nggak sih?” ujar @buh***

"Dari sekian banyak artis yg harus di kagumi itu Tasya farasya sih, gila pengendalian diri dia bagus bgt. Setiap ada masalah dia ga pernah bawa masalah itu ke sosial media buat boosting karir dia." ujar @jus***

Ada pula yang mendukung langkah Tasya dengan alasan transparansi diperlukan agar publik lebih kritis.

Dampak Pengakuan Tasya terhadap Industri Influencer

Pengakuan ini memperkuat persepsi bahwa sebagian konten “natural” di media sosial sejatinya telah direncanakan. Transparansi yang diberikan Tasya dinilai sebagian sebagai langkah edukatif bagi publik agar tidak mudah percaya pada konten viral.

Di sisi lain, beberapa pihak menganggap pernyataan tersebut dapat memengaruhi mata pencaharian kreator lain. Meski Tasya tidak menyebut pihak atau konten kreator tertentu, dampaknya tetap terasa di tengah komunitas influencer yang mengandalkan strategi kreatif untuk menarik klien.

Baca Juga: Sosok Pejabat Jabar Diduga Punya Utang Rp3 Miliar Siapa? Viral Dibongkar Ayu Aulia

Konten endorsement terselubung bukan hal baru dalam industri pemasaran digital. Kasus serupa pernah mencuat ketika dokter kecantikan Richard Lee berseteru dengan pihak lain mengenai praktik promosi yang dinilai tak transparan. Hal ini menunjukkan bahwa diskusi mengenai etika promosi di media sosial memang masih terus bergulir.

Profil dan Kredibilitas Tasya sebagai Kreator Kecantikan

Sebagai influencer kecantikan, Tasya telah lama dikenal aktif membagikan tips skincare, tutorial riasan, serta ulasan produk. Ia juga merupakan pengusaha di industri kecantikan dan memiliki rekam jejak panjang dalam kolaborasi brand.

Akun Instagram miliknya memiliki jutaan pengikut, menjadikannya salah satu figur yang pendapatnya diperhitungkan dalam industri beauty di Indonesia.

Pengungkapan ini membuka ruang diskusi baru mengenai keaslian konten. Di tengah derasnya produksi konten, publik kini semakin dituntut untuk dapat membedakan antara konten organik dan konten berbayar. Transparansi dalam dunia digital marketing pun menjadi sorotan utama agar konsumen tidak merasa tertipu oleh konten yang dikemas seolah terjadi secara spontan.


Berita Terkait


News Update