Ilustrasi penumpang Transjakarta. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

JAKARTA RAYA

Baja: Insiden Koridor 13 Bahan Evaluasi, Capaian Transjakarta Jangan Diabaikan

Senin 23 Feb 2026, 17:35 WIB

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Ketua Umum Barisan Jakarta (Baja), R. Lintang Fisutama menegaskan, kecelakaan di koridor 13 menjadi bahan evaluasi bagi Transjakarta.

Meski demikian, Lintang mengatakan, penilaian terhadap Transjakarta harus berbasis data dan capaian kinerja, bukan semata pada satu peristiwa. Ia menyebutkan, opini publik harus tetap proporsional.

“Kita harus objektif. Sistem sebesar Transjakarta melayani lebih dari 1,4 juta perjalanan setiap hari. Capaian dan kontribusinya terhadap Jakarta sangat besar,” kata Lintang dalam keterangannya, Senin, 23 Februari 2026.

Sepanjang 2025, Transjakarta mencatatkan 413 pelanggan, bertambah dua kali lipat sejak 2022. Tren pertumbuhan rata-rata 29 persen, dengan rincian 2018 (189 juta), 2019 (265 juta), 2020 (132 juta), 2021 (123 juta), 2022 (191 juta), 2023 (285 juta), 2024 (372 juta), dan 2025 (413 juta).

Baca Juga: Dua Bus Transjakarta Adu Banteng di Koridor 13, Penyebab Kecelakaan dalam Penyelidikan

“Transjakarta adalah tulang punggung mobilitas warga. Kritik harus konstruktif, tapi jangan sampai melemahkan kepercayaan terhadap transportasi publik yang sudah terbukti kinerjanya,” ujarnya.

Dari sisi efisiensi, subsidi per pelanggan turun 14 persen daripada 2022 meski terjadi pertambahan UMP rata-rata 5,17 persen per tahun dan inflasi rata-rata 2,7 persen per tahun. Hal ini menunjukkan pengelolaan operasional yang semakin efektif.

Tingkat kepuasan publik juga tinggi dengan Indeks Kepuasan Pelanggan 4,4 dari 5,0 serta Net Promoter Score (NPS) 73 persen yang menandakan mayoritas pelanggan puas dan bersedia merekomendasikan layanan Transjakarta.

Cakupan layanan kini menjangkau 92,4 persen populasi, dengan 233 rute dan 4.869 unit bus yang beroperasi. Dari sisi keselamatan, accident rate turun dari 0,55 pada 2022 menjadi 0,33 pada 2025 (turun sekitar 40 persen), sementara severity index berada di angka 0,00 sejak 2023 hingga 2025.

Tags:
kecelakaan TransjakartaTransjakartaBaja

Guruh Nara Persada

Reporter

Febrian Hafizh Muchtamar

Editor