"Terrmasuk memberikan bantuan berupa dapur umum tadi dari Polsek Pesanggrahan, tempat pengungsian sementara untuk warga, terus masakan-makakan dari dapur MBG kita geser semua untuk pengungsi," ucapnya.
Sementara itu, Ketua RT 07 RW 09, Wawan mengatakan, tanggul jebol diduga karena tidak kuat menahan air saat hujan deras mengguyur.
"Jadi awalnya ini hanya pagar RPTRA kan, kemudian ini memang bangunan2 yang sudah lama semenjak RPTRA ini jadi. Nah mungkin karena posisi atau kualitasnya mungkin kurang bagus jadi pada saat air itu curah hujan tinggi nah roboh, hanya ini yang jebol," ucap Wawan.
Baca Juga: Kecelakaan Kereta Bandara Soetta vs Truk, Polisi Lakukan Pengalihan Lalin
Akibat jebolnya tanggul tersebut, sejumlah rumah warga yang berada di RW 09 Kelurahan Petukangan Utara tergenang air yang berasal dari luapan kali tersebut.
"Jumlah sekitar 150 jiwa untuk sekitar sini. Kalau untuk jumlah keseluruhan dari RT 01 sampai RT 10 di RW 09," ungkap dia.
Lebih lanjut, Wawan mengaku saat ini telah berkoordinasi dengan lintas sektor guna mengatasi banjir serta tanggul yang jebol tersebut.
"Sejauh ini koordinasi udah cukup baik dari pihak Kelurahan, Kecamatan, kemudian dari anggota dewan dan saat ini sudah ditinjau langsung oleh Ibu Kapolsek Pesanggaragn dengan memberikan atensi bahwa nanti akan ditindaklanjuti untuk penanganan lebih lanjut," ujarnya. (pan)
