Suzuki Indonesia Ungkap Alasan XBee Belum Dijual, Ini Penjelasannya

Kamis 19 Feb 2026, 15:31 WIB
Suzuki XBee saat tampil di IIMS 2026. (Sumber: Suzuki)

Suzuki XBee saat tampil di IIMS 2026. (Sumber: Suzuki)

Di Jepang, mobil ini dipasarkan mulai sekitar 2,15 juta yen atau setara Rp240 jutaan, dengan varian tertinggi terpaut sekitar Rp60 jutaan lebih mahal.

Jika benar masuk ke pasar domestik, banyak pihak memperkirakan harganya akan naik. Dalam diskusi internal, kisaran Rp300-330 juta disebut sebagai angka yang cukup realistis, dan asumsi tersebut juga banyak diamini kalangan media otomotif.

Namun Suzuki menegaskan bahwa angka tersebut masih sebatas perkiraan dan belum menjadi keputusan resmi.

Baca Juga: Promo Servis AHASS Februari 2026, Diskon Jasa 14 Persen untuk Motor Matic Honda

Keputusan Bergantung Minat Konsumen

Pihak Suzuki Indonesia belum memastikan apakah XBee benar-benar akan dipasarkan. Semua masih menunggu hasil pembacaan pasar dan respons publik.

Secara teknis, Suzuki XBee menggunakan platform Heartect serta mesin mild-hybrid Z12E 1.2 liter tiga silinder yang juga dipakai pada Suzuki Solio dan Swift. Dengan demikian, model ini bukan kei car karena tidak memakai mesin 660 cc.

Dari sisi performa, XBee mampu menghasilkan tenaga 81 dk dan torsi 109 Nm. Meski output-nya sedikit di bawah mesin turbo 1.0 liter generasi sebelumnya, efisiensi bahan bakar menjadi nilai kompensasinya.

Tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi CVT ke penggerak roda depan (2WD) maupun semua roda (4WD). Untuk saat ini, nasib Suzuki XBee di Indonesia masih menunggu hasil studi pasar dan tingkat minat konsumen Tanah Air.


Berita Terkait


News Update