Ribuan jemaah melaksanakan sholat Tarawih perdana pada Ramadhan 1447 Hijriah di Masjid Istiqlal, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu, 18 Februari 2026. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

Nasional

Tumpah Ruah di Masjid Istiqlal, Ribuan Jemaah Antusias Ikuti Sholat Tarawih Perdana

Rabu 18 Feb 2026, 22:06 WIB

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Ribuan jemaah tumpah ruah mengikuti sholat Tarawih perdana Ramadhan 1447 Hijriah di pelataran Masjid Istiqlal, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu, 18 Februari 2026.

Sejak sore, jemaah berduyun-duyun memasuki area masjid terbesar di Asia Tenggara itu. Tidak hanya warga Jakarta Pusat, mereka juga datang dari Depok, Bogor, hingga luar daerah penyangga.

Anak-anak terlihat antusias. Beberapa dari terlihat berlarian kecil di pelataran, sedangkan beberapa di antaranya duduk tenang di samping orang tuanya menanti waktu sholat tiba.

Bagi para orang tua, ibadah Tarawih pada Ramadhan bukan sekadar ibadah sunnah, tetapi kesempatan memperkenalkan masjid dan semangat Ramadhan sejak dini.

Baca Juga: Sholat Tarawih Ramadhan di Masjid Istiqlal Jakarta: Jadwal, Jumlah Rakaat, dan Susunan Petugas Ibadah

Sebagian jamaah mengaku sengaja meluangkan waktu untuk bisa sholat Tarawih berjamaah di masjid Istiqlal. Ketika adzan Magrib berkumandang, para jemaah berebut shaf terdepan. Dari kapasitas lima, sebanyak tiga lantai di antaranya terisi para jemaah.

Sebelum sholat Tarawih dimulai, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar memberikan ceramah kepada para jamaah. Martomo Malaing bertindak sebagai imam pertama dan kedua Ahmad Husni Ismail.

Adapun pelaksanaan sholat tarawih di Masjid Istiqlal dimulai sekitar pukul 20.34 WIB.

Ilham, 43 tahun, antusias mengikuti ibadah sunnah tersebut. Ia rela jauh-jauh dari Subang, Jawa Barat untuk merasakan atmosfer shalat tarawih di masjid kebanggaan rakyat Indonesia itu.

Barisan jemaah laki-laki saat sholat Tarawih pada Ramadhan 1447 Hijriah di Masjid Istiqlal, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu, 18 Februari 2026. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

Pada awal Ramadhan yang bertepatan dengan libur panjang Imlek ini, ia sekaligus mengunjungi saudaranya yang bekerja di Jakarta.

"Antusias banget shalat tarawih di Istiqlal, ini yang pertama kalinya. Rencananya saya sampai hari ketiga puasa shalat tarawih di sini. Istilahnya menjemput berkah Ramadan," kata bapak dua anak itu di selasar Masjid Istiqlal, Rabu, 18 Februari 2026.

Ilham berharap dengan mengajak anak-anaknya shalat berjamaah agar terbiasa shalat berjamaah di masjid. Bahkan, kata dia, anaknya lah yang meminta untuk shalat tarawih pertama di bulan Ramadan ini di Masjid Istiqlal.

"Harapannya ya anak-anak senang shalat berjamaah, senang pergi ke masjid. Tentu sebagai orang tua bangga," ujarnya.

Setali tiga uang, Yazid, 26 tahun, mengaku baru pertama kali berkunjung ke Masjid Istiqlal meski bekerja di Jakarta setahun terakhir.

Jelang petang, ia bersama rekan kerjanya sudah tiba di pelataran masjid agar bisa menikmati suasana Istiqlal. Baginya, berdiri di antara ribuan jemaah di masjid terbesar di Indonesia menghadirkan getaran haru sekaligus kebahagiaan tersendiri.

“Ini pertama kalinya saya shalat tarawih di Istiqlal. Rasanya luar biasa, suasananya khusyuk tapi juga hangat karena banyak sekali jamaah yang datang," ujarnya.

Baca Juga: Kemenag Bakal Gelar Nikah Massal di Istiqlal, Cek Batas Akhir Pendaftarannya

Yazid berharap, momen sholat tarawih perdana ini menjadi awal yang baik untuk perjalanan ibadahnya selama bulan Ramadan.

Ia menargetkan diri untuk tetap istiqomah menunaikan shalat tarawih hingga penghujung Ramadan. Suasana shalat di Masjid Istiqlal yang megah dan penuh kebersamaan menjadi motivasi agar semangat beribadah.

Sementara itu, Nasaruddin memaparkan rangkaian program Ramadan tahun ini, mulai Tarawih dengan qari internasional hingga penguatan konsep “Ramadhan Hijau” berbasis eko-teologi. Tema tersebut menekankan pentingnya mencintai dan menjaga alam sebagai bagian dari ajaran agama.

“Selamat datang di Istiqlal yang selalu baru. Tiap tahun selalu ada yang baru, selalu ada surprise di Istiqlal,” ucapnya.

Menag Nasaruddin Umar mengisi ceramah pada sholat Tarawih perdana pada Ramadhan 1447 Hijriah di Masjid Istiqlal, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu, 18 Februari 2026. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

Selama Ramadhan, Istiqlal tetap mempertahankan tradisi Tarawih 20 rakaat ditambah tiga rakaat Witir dengan pembacaan 30 juz Al-Qur’an hingga khatam di akhir bulan. Sebelum Tarawih dimulai, jemaah akan disuguhkan lantunan qari internasional, sementara kultum akan diisi tokoh-tokoh nasional, ulama, hingga menteri dan duta besar.

“Daya tampung Istiqlal itu 250.000. Nah biasanya kalau malam iktikaf itu sampai ke lantai 5 itu penuh,” tutur Imam Besar Masjid Istiqlal tersebut.

Sholat tarawih selesai sekitar pukul pukul 21.10 WIB dan dilanjutkan dengan witir. Selepas itu, sebagian jamaah tidak langsung pulang.

Beberapa dari mereka tampak menikmati bazar Ramadan menghadirkan beragam makanan di pelataran masjid. Tidak hanya area makanan, terdapat beberapa penjual pakaian muslim.

Tags:
Ramadhan 2026Nasaruddin UmarJakarta PusatMasjid Istiqlalsholat Tarawih

Ali Mansur

Reporter

Febrian Hafizh Muchtamar

Editor