China Wajibkan Tombol Fisik di Mobil Mulai 2027, Era Dashboard Full Layar Berakhir?

Rabu 18 Feb 2026, 18:10 WIB
Pemerintah China melalui MIIT mewajibkan kontrol fisik untuk fungsi penting mobil mulai 1 Juli 2027. (Sumber: Lepas)

Pemerintah China melalui MIIT mewajibkan kontrol fisik untuk fungsi penting mobil mulai 1 Juli 2027. (Sumber: Lepas)

Lebih jauh, fungsi dasar tersebut tetap harus dapat digunakan meskipun sistem utama kendaraan mengalami gangguan atau kehilangan daya.

Respons terhadap Minimalisme Ekstrem

Langkah ini dinilai sebagai respons terhadap tren minimalisme ekstrem di mobil energi baru China. Banyak produsen berlomba menghadirkan dashboard bersih tanpa tombol demi kesan futuristis. Satu layar besar menjadi pusat komando, kadang dipadukan dengan layar tambahan untuk penumpang depan.

Dalam perspektif human machine interface (HMI), ketergantungan penuh pada layar sentuh berpotensi meningkatkan distraksi visual dan beban kognitif pengemudi.

Baca Juga: Aerox Alpha Panaskan Bandung dan Surabaya Lewat GTA 2026, Modifikasinya Anti Mainstream

Mengakses submenu di layar saat berkendara tentu berbeda dengan menekan tombol yang posisinya sudah dihafal secara intuitif.

Proses revisi aturan ini telah dimulai sejak 2023 dan melibatkan sejumlah pemain besar industri seperti Geely, FAW-Volkswagen, BYD, serta Great Wall Motor bersama lembaga riset otomotif nasional. Draf regulasi untuk komentar publik disebut telah rampung dan akan segera dirilis secara resmi.

Lebih lanjut, perubahan standar ini berpotensi berdampak luas, termasuk pada pasar ekspor. Banyak mobil listrik buatan China saat ini dipasarkan ke berbagai negara, termasuk Indonesia. Dengan adanya aturan domestik baru, desain interior model global kemungkinan ikut menyesuaikan.

Singkatnya, era dashboard serba layar mungkin belum sepenuhnya berakhir. Namun pesan regulator sudah jelas, modern dan minimalis tetap diperbolehkan, selama kontrol dasar kendaraan tetap intuitif, mudah dijangkau, serta aman digunakan dalam berbagai kondisi berkendara.


Berita Terkait


News Update