DEPOK, POSKOTA.CO.ID - Sejumlah kios dan rumah di Jalan M Ali, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji, Kota Depok, ludes terbakar pada Rabu dini hari, 18 Februari 2026.
Salah seorang pemilik kios Bons Steam, Sahid, 42 tahun mengatakan baru mengetahui peristiwa kebakaran tersebut pada pukul 00.00 WIB.
"Saya sedang ada di rumah daerah Srengseng, Jakarta Selatan dapat telepon dari warga kalau lapak kebakaran pukul 00.00 WIB," ujar Sahid kepada Poskota di lokasi kejadian, Rabu, 18 Februari 2026.
Ia diketahui telah menjalankan usaha cuci steam dan poles motor selama lima tahun, dan kebakaran ini menjadi peristiwa yang dialaminya.
Baca Juga: Kabel Menjuntai ke Jalan Raya, Warga Depok: Ganggu Pengendara yang Melintas
“Pas waktu nerima informasi lapak saya terbakar, pikiran saya sudah nggak enak. Saat itu, juga saya langsung datang ke lapak tetapi api sudah dipadamkan damkar,” ucap Sahid.
Meski mendapat musibah, Sahid masih merasa beruntung sebab alat-alat cuci steam serta poles masih bisa terselamatkan.
Selain itu, bagian depak lapaknya yang biasa digunakan cuci motor tidak terbakar.
"Alhamdullilah barang-barang seperti mesin steam dan alat-alat poles tidak terbakar. Tapi untuk kios pangkas rambut, pedagang nasi goreng, dan rumah pemilik kontrakan kios habis ludes terbakar," tuturnya.
Baca Juga: 176 Personil Polres Depok Dikerahkan Saat Perayaan Imlek, Ibadah di Sejumlah Vihara Aman
Dari peristiwa ini, Sahid menyebut hanya pedagang nasi goreng yang mengalami luka-luka. Pasalnya, saat kejadian pedangan tersebut masih buka dan berupaya memadamkan api
“Pedagang nasi goreng alami luka di kaki terkena pecahan kaca, sudah dibawa ke klinik terdekat," tuturnya.
Mesti Tutup Usaha Sementara

Akibat peristiwa kebakaran tersebut, Sahid terpaksa tidak membuka usahanya dulu karena kini dipasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.
Sahid berharap, agar proses penyelidikan aparat kepolisian setempat, dapat segera selesai sehingga dapat kembali membuka usahanya lagi.
Baca Juga: Kecelakaan Maut Jalan Transyogi Cibubur Depok, Pemotor Tewas di Tempat Usai Terlindas Bus
“Sebetulnya ini tidak bisa masuk ya karena dipasang garis polisi. Malah mau puasa ada dikasih musibah seperti ini, mau tidak mau terpaksa tidak buka usaha cuci steam sampai garis polisi dibuka lagi," ucapnya.
Terpisah Kabid Pengendalian Operasional Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, Tesy Haryati mengatakan petugas dari Pos Wali Kota dibantu UPT Cinere dan Pos Merdekan untuk memadamkan api, sebanyak 3 mobil pemadam diturunkan.
"Api membakar 4 kios termasuk rumah dengan luas area mencapai 200 meter. Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan," ujar Tesy saat dikonfirmasi Poskota, Rabu, 18 Februari 2026.
Tesy menambahkan api baru dapat dipadamkan petugas pada pukul 02.30 WIB.
Baca Juga: Kebakaran Rumah di Sawangan Depok, Diduga Akibat Korsleting Listrik
"Dari peristiwa kebakaran tersebut, 15 orang yang berhasil diselamatkan," tuturnya.
Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran
Kapolsek Beji, Kompol Josman Harianja mengatakan pihaknya telah memintai sebanyak empat orang saksi terdiri dari warga, RT dan RW lingkungan setempat terkait peristiwa kebakaran yang membakar rumah beserta empat kios.
"Dari keterangan saksi, api mulai muncul sekitar pukul 23.30 WIB dan berhasil padam pukul 01.30 WIB. Hal ini dapat dilakukan karena gerak cepat dari petugas pemadam kebakaran Kota Depok dan patut dicontoh buat instansi pemerintahan yang lain," ujar Josman.
Api dapat dipadamkan oleh tiga unit mobil pemadam kebarakan yang diturunkan ke lokasi kejadian.
"Setelah api padam anggota memasang garis polisi (police line) sebagai upaya proses penyelidikan, berkoordinasi dengan Puslabfor Mabes Polri. Hal ini untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran api berasal dari mana," tutur Josman.