POSKOTA.CO.ID - Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 2026, tradisi ziarah kubur kembali menjadi perhatian umat Islam di berbagai daerah.
Kegiatan ini tidak hanya dipandang sebagai kebiasaan turun-temurun, tetapi juga sebagai momen spiritual untuk mengingat kematian dan mempererat hubungan batin dengan keluarga yang telah wafat. Karena itu, banyak masyarakat mulai mencari informasi seputar waktu pelaksanaan yang tepat.
Selain menjadi bentuk penghormatan, ziarah kubur juga sering dimanfaatkan sebagai sarana introspeksi diri sebelum memasuki bulan penuh ampunan.
Suasana menjelang Ramadhan mendorong umat Islam untuk memperbanyak doa, memperbaiki hubungan sosial, serta menenangkan hati. Tradisi ini pun kerap disertai silaturahim keluarga, sehingga nilai ibadah dan kebersamaan berjalan beriringan.
Baca Juga: Sidang Isbat Ramadhan 1447 H Digelar 17 Februari 2026, Cek Rangkaian Acaranya di Sini
Di tengah meningkatnya minat masyarakat untuk berziarah, muncul pula pertanyaan mengenai jadwal terbaik serta bacaan doa yang dianjurkan.
Pemahaman yang tepat mengenai waktu, adab, dan amalan saat ziarah menjadi penting agar ibadah tetap sesuai tuntunan. Dengan bekal pengetahuan tersebut, ziarah kubur dapat menjadi persiapan spiritual yang lebih bermakna dalam menyambut Ramadhan.
Perkiraan Awal Ramadhan 2026
Penentuan awal Ramadhan 1447 H menjadi acuan penting bagi masyarakat yang ingin melakukan ziarah sebelum puasa dimulai. Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia dijadwalkan menggelar sidang isbat pada 17 Februari 2026.
Penetapan awal bulan menggunakan metode hisab dan rukyatul hilal. Jika hilal belum terlihat, maka bulan Syaban disempurnakan menjadi 30 hari sehingga 1 Ramadhan diperkirakan jatuh pada 19 Februari 2026. Namun bila hilal terlihat, awal puasa dimulai 18 Februari 2026.
Di sisi lain, Muhammadiyah telah menetapkan awal Ramadhan 1447 H pada 18 Februari 2026 berdasarkan metode hisab. Dengan demikian, masyarakat dapat merencanakan ziarah beberapa hari sebelum tanggal tersebut.
Apakah Ada Hari Khusus untuk Ziarah Kubur?
Dalam syariat Islam tidak terdapat larangan atau kewajiban yang membatasi ziarah kubur pada hari tertentu. Rasulullah SAW menganjurkan ziarah sebagai pengingat kematian dan kehidupan akhirat.
Namun, tradisi masyarakat sering memilih waktu tertentu yang dianggap lebih utama. Merujuk tulisan A. Habiburrahman di NU Online Jatim, ziarah biasanya dilakukan beberapa hari atau sepekan menjelang Ramadhan, sekaligus menjadi ajang silaturahim dan saling memaafkan.
Waktu yang Umum Dipilih untuk Ziarah
- Kamis sore
- Hari Jumat
- Sabtu pagi
- Menjelang Ramadhan atau hari raya
Meski demikian, ziarah tetap boleh dilakukan kapan saja selama niatnya benar dan menjaga adab. Untuk Ramadhan 2026, rentang waktu yang banyak dipilih masyarakat diperkirakan mulai 12 Februari hingga sehari sebelum awal puasa.
Doa yang Dibaca Saat Ziarah Kubur
Salah satu amalan utama saat ziarah adalah membaca doa salam kepada penghuni kubur:
Assalamu 'alaikum ahlad-diyaar minal mu'miniina wal muslimin. Yarhamulloohul mustaqdiminia minna wal musta'khiriin. Wa inna insya Allohu bikum la-laahiquun wa as alullooha lana walakumul 'afiyah.
Artinya: Semoga keselamatan tercurah kepada kalian wahai penghuni kubur dari golongan orang beriman dan muslim. Semoga Allah merahmati yang telah mendahului dan yang akan menyusul. Kami insya Allah akan menyusul kalian. Kami memohon keselamatan bagi kami dan kalian. (HR. Ahmad 25855, Muslim 975, Ibnu Hibban 7110)
Doa ini berisi permohonan keselamatan dan rahmat bagi orang yang telah wafat serta pengingat bahwa setiap manusia akan menyusul.
Urutan Surah Pendek yang Dianjurkan
Selain itu, Abdul Somad menjelaskan bahwa pahala bacaan Al-Quran dapat dihadiahkan kepada ahli kubur, sebagaimana dijelaskan ulama klasik dalam berbagai kitab.
- Al-Ikhlas (3 kali)
- Al-Falaq (1 kali)
- An-Nas (1 kali)
- Al-Fatihah (1 kali)
Umat Islam juga dianjurkan menambahkan doa pribadi memohon ampunan dan rahmat bagi almarhum.
Baca Juga: Kumpulan Kata-kata Mohon Maaf Jelang Ramadhan 2026, Bagikan ke Keluarga dan Sahabat
Tata Cara Ziarah Kubur Sesuai Adab
Agar ziarah berjalan sesuai tuntunan, beberapa adab berikut perlu diperhatikan:
- Berwudhu sebelum berangkat
- Mengucapkan salam saat memasuki makam
- Tidak duduk atau menginjak kuburan
- Menghindari praktik yang bertentangan dengan tauhid
- Berdoa dengan khusyuk untuk almarhum
- Menjaga sopan santun dan niat ibadah menjadi kunci utama agar ziarah bernilai spiritual.
Ziarah kubur sebelum Ramadhan 2026 bukan sekadar tradisi, melainkan sarana memperkuat kesadaran spiritual dan hubungan keluarga.
Meski tidak ada hari yang diwajibkan, banyak umat memilih melaksanakannya beberapa hari menjelang puasa. Dengan memahami waktu, doa, dan adabnya, ziarah dapat menjadi ibadah yang lebih bermakna dalam menyambut bulan suci.