Pemantauan hilal akan dilakukan di 96 titik pengamatan di seluruh Indonesia. Hasil observasi ini menjadi dasar pembahasan dalam sidang tertutup sebelum keputusan diumumkan ke publik.
Prediksi Awal Ramadhan 2026
Sejumlah lembaga telah merilis perkiraan awal Ramadhan 2026. Pemerintah memprediksi 1 Ramadhan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026 dan berlangsung selama 30 hari.
Nahdlatul Ulama melalui almanaknya juga memproyeksikan tanggal yang sama. Sementara itu, Muhammadiyah menetapkan awal puasa lebih awal, yakni Rabu, 18 Februari 2026.
Berikut ringkasan perkiraannya:
- Pemerintah: Kamis, 19 Februari 2026
- Nahdlatul Ulama: Kamis, 19 Februari 2026
- Muhammadiyah: Rabu, 18 Februari 2026
Keputusan resmi tetap menunggu hasil sidang isbat pemerintah, adapun kemungkinan awal Ramdhan 2026 dilaksanakan secara serentak.
Baca Juga: Waktu yang Tepat Ziarah Kubur sebelum Ramadhan 2026, Ini Jadwal dan Doa yang Dianjurkan
Cara Menyaksikan Sidang Isbat
Masyarakat biasanya dapat mengikuti jalannya sidang isbat melalui siaran daring. Berkaca dari pelaksanaan tahun sebelumnya, tayangan dapat diakses melalui kanal resmi YouTube Bimas Islam TV, kanal YouTube Kemenag, serta sejumlah stasiun televisi nasional.
Tautan resmi siaran sidang isbat 2026 diperkirakan akan diumumkan mendekati hari pelaksanaan.
Sidang isbat Ramadhan 2026 kembali menjadi penentu penting dimulainya ibadah puasa bagi umat Islam di Indonesia. Meski berbagai prediksi telah beredar, keputusan final tetap akan ditetapkan pemerintah setelah mempertimbangkan hasil perhitungan dan pengamatan hilal.
