DEPOK, POSKOTA.CO.ID - Percobaan penipuan dengan modus sumbangan karpet masjid terjadi di Masjid Nurutaqwa, Jalan Raya Krukut, RT 02 RW 04, Kelurahan Krukut, Kecamatan Limo, Kota Depok pada Jumat, 6 Februari 2026.
Kapolsek Cinere, Kompol Chairul Saleh mengatakan ada dua orang saksi dalam kasus ini, yakni Ketua DKM Nurutaqwa, Roni Ibrahim beserta marbot Ahmad Amsir.
Keduanya nyaris menjadi korban percobaan penipuan seorang pria yang mengaku-ngaku sebagai pengusaha batu bara hendak menyumbangkan karpet masjid.
Setelah mendapatkan informasi termasuk dari unggahan akun TikTok @infodepok, polisi pun langsung melakukan cek tempat kejadian perkara (TKP) memintai keterangan saksi.
Baca Juga: Viral Aksi Pencurian Tabung Gas Pedagang Nasi Uduk di Tapos Depok
"Kedua saksi yakni Ketua DKM dan Marbot Masjid Nurutaqwa pada Kamis pukul 18.30 WIB, 5 Februari mendatangi saksi Ketua DKM Masjid Nurutaqwa ke rumah daerah krukut,” ujar Chairul.
“Pelaku perawakan indo timur tengah, mengaku Bos Batu Bara yang hendak bersedekah dengan mengganti karpet Masjid Nurutaqwa secara keseluruhan," katanya.
Chairul Saleh menyebut, pelaku datang ke masjid sambil membawa dua buah sajadah dengan alasan oleh-oleh kepada Ketua DKM. 20 menit kemudian, datang penjual karpet sambil membawa contoh karpet masjid yang diminta akan dipasang.
"Sama pelaku pedagang karpet diminta untuk harga total keseluruhan karpet yang akan di pasang, setelah di hitung total harga karpet sebesar Rp560.000.000," ungkap Chairul.
Baca Juga: Bau Menyengat di Sekitar Mako Brimob Depok Diduga dari Gas Air Mata, Polisi Sebut Tak Ada Korban
Hal yang membuat saksi curiga adalah pelaku meminta transfer dana sejumlah Rp3 juta ke rekening pribadinya dengan alasan biaya pemasangan karpet.
"Karena curiga, Ketua DKM Masjid memanggil saksi Marbot beserta jemaah lainya untuk datang, selanjutnya pelaku langsung melarikan diri,” ujarnya.
Ketua DKM Masjid Nurutaqwa pun bertanya kepada penjual karpet perihal 2 sajadah yang diberikan pelaku, ternyata belum dibayar.
“Setelah itu Ketua DKM Masjid bertanya kepada penjual karpet bahwa dua sajada yang dibawa pelaku belum dibayar," ungkapnya.
Baca Juga: Seorang Pedagang di Festival Bandeng Rawa Belong Sudah Kucurkan Modal Rp100 Juta untuk Beli Ikan
Meski kejadian ini tidak menimbulkan kerugian materiil, Chairul Saleh mengimbau kepada warga agar waspada dengan modus tindak kejahatan penipuan.
"Jangan mudah percaya dengan orang apalagi yang baru dikenal, cek asal usul orang tersebut terlebih dahulu dan antisipasi hipnotis,” ucapnya.
“Apalagi menyambut datangnya Bulan Suci Ramadan dan Lebaran Idul Fitri rentan modus penipuan," ujarnya. (ang)