POSKOTA.CO.ID - Tradisi berbagi Tunjangan Hari Raya (THR) kepada kerabat dan sanak saudara saat Idul Fitri kembali menjadi perhatian masyarakat menjelang Ramadhan 1447 Hijriah.
Kebiasaan memberikan uang dalam bentuk lembaran baru semakin dianggap sebagai simbol berbagi kebahagiaan, sekaligus bentuk sedekah yang telah mengakar dalam budaya masyarakat Indonesia.
Dengan tingginya antusiasme tersebut, kebutuhan masyarakat terhadap uang rupiah baru berbagai pecahan biasanya melonjak. Untuk mengakomodasi hal itu, Bank Indonesia (BI) secara resmi mengumumkan pembukaan layanan penukaran uang baru untuk periode Lebaran 2026.
Pengumuman tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi BI, @bank_indonesia, yang menegaskan bahwa masyarakat kini sudah dapat melakukan pemesanan penukaran uang secara daring (online) melalui aplikasi PINTAR.
“SobatRupiah, pada momen Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2026, pemesanan uang dapat dilakukan melalui aplikasi PINTAR,” tulis BI dalam unggahan resmi tersebut.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya BI untuk mendistribusikan uang rupiah layak edar kepada masyarakat dengan cara yang lebih tertib, efisien, dan aman.
Jadwal Penukaran Uang Baru: Wilayah Jawa dan Luar Jawa
BI menetapkan jadwal pemesanan online berdasarkan pembagian dua wilayah besar. Masyarakat diminta memperhatikan waktu akses agar memperoleh kuota penukaran.
1. Wilayah Pulau Jawa
Mulai 13 Februari 2026 pada pukul 14.00 WIB.
2. Wilayah Luar Pulau Jawa
Mulai 14 Februari 2026 pada pukul 08.00 WIB.
Sementara itu, proses penukaran secara langsung melalui kas keliling akan berlangsung pada 18–27 Februari 2026. Masyarakat yang telah melakukan pemesanan wajib hadir sesuai jadwal, lokasi, dan waktu yang tertera pada bukti pemesanan.
Cara Melakukan Penukaran Uang Baru Secara Online
Masyarakat dapat melakukan pemesanan penukaran uang baru melalui laman resmi aplikasi PINTAR BI. Berikut langkah-langkah lengkapnya:
1. Akses situs resmi
Masuk ke pintar.bi.go.id melalui peramban perangkat.
2. Pilih menu layanan
Klik menu Penukaran Uang Rupiah melalui Kas Keliling.
3. Tentukan lokasi
Pilih provinsi dan lokasi kas keliling yang tersedia sesuai domisili atau lokasi terdekat.
4. Pilih jadwal penukaran
Tentukan tanggal dan waktu penukaran yang masih tersedia.
5. Isi data diri
Masukkan data sesuai KTP, meliputi:
- NIK
- Nama lengkap
- Nomor telepon
- Email aktif
6. Tentukan nominal penukaran
Isikan jumlah penukaran sesuai batas yang telah ditetapkan BI.
7. Unduh bukti pemesanan
Bukti pemesanan wajib disimpan dan ditunjukkan saat proses penukaran berlangsung.
8. Ketentuan penting
Setiap NIK hanya dapat digunakan satu kali pemesanan dalam satu periode layanan.
BI menegaskan masyarakat harus hadir sesuai jadwal yang tertera, karena ketidakhadiran dapat menyebabkan pembatalan secara otomatis.
Antusiasme Masyarakat Menjelang Idul Fitri
Penukaran uang baru menjelang Idul Fitri telah menjadi tradisi tahunan yang tak terpisahkan dari kebiasaan berbagi THR. Selain untuk kebutuhan pribadi, banyak masyarakat yang memanfaatkan momen ini untuk menyiapkan uang pecahan kecil yang dianggap lebih berkesan saat diberikan kepada anak-anak, orang tua, hingga kerabat dekat.
Selain itu, kebijakan pemerintah terkait pencairan THR pegawai negeri dan pensiunan turut menambah dinamika pembahasan menjelang Lebaran.
Sebelumnya, Taspen menyebut estimasi pencairan THR akan mengikuti jadwal awal Ramadhan, sebagaimana beberapa kali disampaikan pejabat kementerian terkait.
Meski demikian, tanggal resmi pencairan THR tetap menunggu pernyataan final pemerintah.
Baca Juga: Daftar Harga Emas Pegadaian Hari Ini, 14 Februari 2026: Galeri24 dan UBS Kompak Stabil
Upaya BI Menjaga Ketersediaan Uang Layak Edar
Melalui program Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2026, BI memastikan bahwa masyarakat dapat memperoleh uang layak edar dengan mudah dan aman.
Program ini tidak hanya berfokus pada penyaluran uang baru, tetapi juga edukasi publik tentang pentingnya menjaga kualitas uang rupiah sebagai alat transaksi.
BI menyampaikan bahwa kas keliling akan ditempatkan pada sejumlah titik strategis untuk memudahkan masyarakat. Di sisi lain, pemesanan online difungsikan untuk mengurangi antrean panjang, mengatur distribusi, serta menjaga keamanan selama proses penukaran.
Dengan digitalisasi layanan melalui aplikasi PINTAR, masyarakat diharapkan dapat merasakan kemudahan yang lebih besar serta menghindari potensi penipuan yang kerap muncul menjelang musim Lebaran.
