POSKOTA.CO.ID - Pada Hari Kasih Sayang 14 Februari, linimasa media sosial mendadak ramai oleh perbincangan mengenai kemunculan sebuah video yang dijuluki video Teh Pucuk viral.
Istilah tersebut dengan cepat merangkak naik di kolom pencarian. Banyak pengguna internet mencoba menemukan tautan yang disebut sebagai versi lengkap dari rekaman yang beredar terbatas melalui potongan-potongan pendek.
Fenomena ini makin meluas setelah sejumlah kreator di TikTok mengunggah cuplikan singkat disertai keterangan bernada samar. Alih-alih menampilkan isi video secara utuh, mereka hanya memperlihatkan gambar yang telah diedit menggunakan template populer, sehingga memancing rasa penasaran publik.
Botol minuman itu pun kerap dijadikan fokus visual, sementara kalimat pengiring dibuat menggantung. Strategi tersebut efektif membuat orang beramai-ramai mencari sumber asli yang diklaim tersedia di bio atau kolom komentar.
Baca Juga: Link Video Cukur Kumis Versi Bersuara Ramai Dicari, Ini Fakta Sebenarnya
Ramai Perburuan Link, Warganet Diminta Waspada

Di tengah tingginya rasa ingin tahu publik, muncul pula pihak-pihak yang memanfaatkan situasi.
Sejumlah tautan yang beredar dilaporkan mengarah ke halaman mencurigakan, bahkan diduga sebagai upaya phishing.
Pola seperti ini bukan hal baru ketika sebuah isu viral muncul.
Ketika rasa penasaran meningkat, risiko penipuan digital ikut bertambah karena pengguna kerap mengabaikan keamanan demi memperoleh akses cepat.
Karena itu, warganet diimbau lebih berhati-hati sebelum mengeklik tautan yang tidak jelas sumbernya.
