CIBINONG, POSKOTA.CO.ID - Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Bogor, Asnan memastikan jalannya Liga 2 di Stadion Pakansari akan terus berjalan pasca-angin kencang yang melanda kawasan tersebut pada Kamis sore, 12 Februari 2026.
Sebagai informasi, Stadion Pakansari sendiri merupakan kandang dari tim Liga 2, Garudayaksa FC, yang nantinya bakal menjamu Persekat Tegal pada Sabtu, 14 Februari 2026 mendatang.
"Hari ini apa yang bisa kita kerjakan, kerjakan dulu terutama untuk pembersihan. Kalau sudah selesai tidak ada lagi yang mengganggu pertandingan terutama kalau di dalam sih bisa dipakai. Besok mereka (LOC Garudayaksa FC) akan inspeksi akan ke lapangan," kata Asnan kepada wartawan saat ditemui di Stadion Pakansari, Kamis, 12 Februari 2026.
Ia memastikan, pertandingan sepak bola Liga 2 di Stadion Pakansari tidak berdampak pada jalannya pertandingan nanti, usai dihantam angin kencang hingga porak-poranda.
Baca Juga: Pemkab Bogor Matangkan Rencana Pembangunan Bird Zoo di Kawasan GOR Pakansari
"Kalau untuk bolanya tidak (berdampak), untuk lapangannya. Tapi kalau tribun, menurut saya nggak bisa dipakai, kalau bangku bisa dipakai," ucap Asnan.
Angin Kencang Buat Porak-poranda Stadion Pakansari
Angin kencang terjadi di wilayah Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor pada Kamis sore, 12 Februari 2026, yang membuat wilayah tersebut porak-poranda.
Dari pantauan Poskota di lokasi, terlihat pepohonan di Jalan Lingkar Stadion Pakansari banyak yang tumbang akibat angin kencang yang terjadi sekitar 15 menit dari arah Selatan hingga Utara.
Selain pohon tumbang, atap Stadion Pakansari yang berbahan dasar baja ringan juga terbawa angin, sehingga tampak rusak ketika dilihat dari kejauhan.
Baca Juga: Konten Kreator Penyebar Video Hoaks Aktivitas Mesum di Pakansari Minta Maaf
Kemudian, fasilitas-fasilitas di sekitar stadion juga tampak rusak. seperti petunjuk arah, lalu ada videotron yang ambruk karena terbawa angin kencang.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Bogor, Ade Hasrat mengatakan, angin kencang tersebut bergerak dari arah Selatan menuju Utara yang dimulai dari sekitar GOR Laga Tangkas, sehingga menimbulkan kerusakan yang signifikan. (cr-6)
