“Orang Indonesia yang menganggap pria ini tampan, datanglah ke pabrik di Korea. Ada banyak orang Indonesia seperti ini di pabrik Korea. Tapi apakah kamu bisa mendapatkan visa kerja? Apakah kamu punya paspor untuk itu?” tulisnya.
Pernyataan tersebut membuat banyak netizen merasa tersinggung karena dianggap menyerang secara personal sekaligus meremehkan warga Indonesia.
Netizen Indonesia Beri Pembelaan
Respons datang dengan cepat. Ribuan pengguna X ramai-ramai membela Baskara Mahendra.
Sebagian menyebut komentar itu sebagai bentuk rasisme terselubung, sementara lainnya menilai standar ketampanan tidak bisa dipukul rata.
Tak sedikit pula yang membalas dengan menyindir budaya operasi plastik di Korea, menekankan bahwa setiap negara memiliki perspektif kecantikan dan ketampanan masing-masing.
Nama Baskara Mahendra Terus Trending
Seiring polemik bergulir, nama Baskara Mahendra terus bertahan di daftar trending.
Baca Juga: Link Nay TikTok Viral Lagi, Netizen Ramai Cari Video 5 Menit, Waspada Phising!
Dukungan untuk sang aktor mengalir deras, memperlihatkan kuatnya solidaritas warganet Indonesia ketika figur publik Tanah Air dianggap direndahkan.
Peristiwa ini sekaligus membuka kembali diskusi mengenai standar kecantikan global serta dampak besar budaya pop Korea atau Hallyu yang selama ini memiliki basis penggemar kuat di Indonesia.
Interaksi Lintas Negara yang Mudah Memanas
Kasus ini menjadi contoh bagaimana satu unggahan di ruang digital dapat berkembang menjadi perdebatan lintas negara.
Perbedaan sudut pandang, sensitivitas budaya, hingga kebanggaan identitas nasional membuat respons publik bergerak sangat cepat.
Hingga kini, cuitan tersebut masih ramai diperbincangkan, sementara dukungan kepada Baskara Mahendra belum juga surut dari linimasa.
