Ilustrasi malam Ramadhan (Sumber: Pinterest)

RAMADHAN

Sunnah-Sunah Ramadhan yang Sebaiknya Dilakukan di Masjid

Rabu 11 Feb 2026, 08:30 WIB

POSKOTA.CO.ID - Bulan suci Ramadhan merupakan momen yang selalu dinantikan umat Islam di seluruh dunia. Pada periode ini, umat muslim dianjurkan memperbanyak ibadah, meningkatkan ketakwaan, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Ramadhan dikenal sebagai bulan penuh keberkahan karena berbagai amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya. Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa pada bulan ini setan dibelenggu, pintu surga dibuka, dan pintu neraka ditutup.

Masjid menjadi pusat kegiatan keagamaan selama Ramadhan. Tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan shalat lima waktu dan Tarawih, masjid juga hidup dengan berbagai aktivitas sunnah yang mampu memperkuat spiritualitas jamaah.

Menghidupkan masjid dengan ibadah sunnah merupakan salah satu cara terbaik untuk memaksimalkan pahala selama Ramadhan.

Baca Juga: Sering Jadi Pertanyaan, Kentut di Air Apakah Bikin Puasa Batal?

Berikut aktivitas sunnah di masjid yang sangat dianjurkan dan sayang untuk dilewatkan.

1. Shalat Tarawih Berjamaah

Shalat Tarawih merupakan salah satu ibadah paling khas di bulan Ramadhan. Pelaksanaannya di masjid secara berjamaah memiliki keutamaan tersendiri. Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa melaksanakan shalat malam di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Selain pahala yang berlipat ganda, shalat Tarawih berjamaah mempererat hubungan antarjamaah dan menghidupkan suasana kebersamaan. Banyak masjid juga mengadakan ceramah singkat atau kultum setelah Tarawih sebagai sarana menambah ilmu agama.

2. Tadarus Al-Qur’an di Masjid

Ramadhan dikenal sebagai Syahrul Qur’an, bulan diturunkannya Al-Qur’an. Oleh karena itu, memperbanyak membaca dan mengkhatamkan Al-Qur’an sangat dianjurkan. Masjid menjadi tempat ideal untuk kegiatan tadarus karena suasananya yang kondusif dan penuh ketenangan.

Tadarus bersama di masjid bukan hanya melatih kelancaran membaca Al-Qur’an, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan. Setiap huruf Al-Qur’an yang dibaca bernilai pahala besar, terlebih jika dilakukan pada bulan Ramadhan.

3. I’tikaf pada 10 Malam Terakhir

I’tikaf merupakan ibadah sunnah berupa berdiam diri di masjid dengan niat beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah. Aktivitas ini memiliki nilai yang sangat tinggi, khususnya pada malam-malam terakhir Ramadhan, saat umat Islam mencari keutamaan Lailatul Qadar.

Selama i’tikaf, jamaah biasanya memperbanyak shalat malam, membaca Al-Qur’an, serta bermuhasabah diri. Masjid menyediakan suasana yang mendukung untuk fokus beribadah tanpa distraksi duniawi.

4. Mengikuti Kajian dan Tausiyah Ramadhan

Ramadhan selalu identik dengan jadwal kajian yang lebih padat daripada bulan-bulan lainnya. Masjid menjadi pusat penyampaian ilmu keislaman, mulai dari fiqih puasa, akhlak, hingga tafsir Al-Qur’an.

Kegiatan kajian biasanya berlangsung menjelang berbuka puasa, setelah Tarawih, atau setelah Subuh. Selain menambah wawasan keagamaan, kehadiran jamaah dalam kajian menjadi bentuk kesungguhan untuk memperbaiki diri selama Ramadhan.

5. Shalat Tahajud dan Qiyamul Lail

Banyak masjid mengadakan kegiatan qiyamul lail pada pertengahan dan terutama sepuluh malam terakhir Ramadhan. Shalat malam seperti tahajud, hajat, maupun witir bersama-sama di masjid menciptakan suasana haru dan kekhusyukan tersendiri.

Melaksanakan qiyamul lail di masjid menjadi sarana memperkuat iman, memohon ampunan, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ketika dilakukan secara berjamaah, semangat ibadah semakin terasa kuat dan menyentuh.

6. Berbuka Puasa Bersama di Masjid

Tradisi berbuka puasa bersama atau bukber di masjid tidak hanya mempererat hubungan sosial, tetapi juga termasuk amalan sunnah. Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka ia mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa tersebut.” (HR. Tirmidzi)

Buka puasa bersama mengajarkan umat Islam tentang kepedulian sosial, saling berbagi, serta menyebarkan kebaikan kepada sesama. Banyak masjid menyediakan menu berbuka yang disiapkan secara gotong-royong oleh masyarakat.

Baca Juga: Jelang Ramadhan, Pedagang Pakaian Grosiran Pasar Cipulir Mulai Dibanjiri Pesanan

7. Memperbanyak Dzikir dan Doa

Masjid adalah tempat paling mulia untuk memperbanyak dzikir, doa, dan permohonan kepada Allah. Waktu-waktu mustajab seperti menjelang berbuka dan sepertiga malam terakhir sangat dianjurkan untuk memperbanyak doa.

Dzikir dan doa yang dilakukan secara khusyuk menenangkan hati, menenangkan jiwa, serta memperkuat hubungan spiritual dengan Sang Pencipta.

8. Bersedekah dan Berinfaq

Ramadhan merupakan momentum terbaik untuk memperbanyak sedekah. Banyak masjid menyediakan program infaq, santunan yatim, serta penyaluran zakat fitrah. Sedekah tidak harus dalam jumlah besar; yang terpenting adalah keikhlasan.

Sedekah di masjid memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sekitar, memperkuat kepedulian, dan menghadirkan keberkahan bagi pemberi dan penerimanya.

Menghidupkan Ramadhan dengan aktivitas sunnah di masjid merupakan cara terbaik untuk memaksimalkan pahala dan memperkuat keimanan.

Mulai dari tarawih, tadarus, hingga i’tikaf semuanya menjadi sarana memperbaiki diri dan mendekatkan jiwa kepada Allah SWT. Dengan memanfaatkan momen suci ini secara optimal, umat Islam dapat memperoleh keberkahan yang melimpah dan pengalaman spiritual yang mendalam.

Tags:
i’tikaf Ramadhantarawihibadah di masjidAktivitas sunnah Ramadhan

Yusuf Sidiq Khoiruman

Reporter

Yusuf Sidiq Khoiruman

Editor