POSKOTA.CO.ID - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali mengukuhkan komitmennya mendorong pertumbuhan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) 2026.
Program ini menjadi salah satu fasilitas permodalan paling diminati karena menawarkan suku bunga rendah, tenor fleksibel, dan persyaratan yang tetap ramah bagi pelaku usaha.
Dalam rilis terbarunya, BRI memaparkan simulasi angsuran dengan berbagai pilihan plafon. Salah satu yang mendapat perhatian adalah KUR Rp 90 juta, yang dinilai ideal bagi UMKM yang ingin meningkatkan kapasitas produksi maupun memperluas jaringan pemasaran tanpa membebani arus kas.
Program KUR tahun ini tetap memberikan tenor hingga lima tahun (60 bulan). Artinya, pelaku usaha bisa menyesuaikan nilai angsuran bulanan dengan kemampuan finansialnya.
Baca Juga: Rincian Cicilan KUR BNI 2026 Plafon Rp500 Juta Lengkap dengan Tenor
Rincian Resmi Angsuran KUR BRI Plafon Rp 90 Juta
Berikut simulasi angsuran yang dirilis BRI untuk pinjaman Rp 90 juta:
Tenor (Bulan) Angsuran Per Bulan
- 12 bulan Rp 7.787.407
- 18 bulan Rp 5.281.649
- 24 bulan Rp 4.029.532
- 36 bulan Rp 2.778.939
- 48 bulan Rp 2.155.162
- 60 bulan Rp 1.782.108
Dari tabel tersebut, cicilan teringan berada pada tenor 60 bulan, yakni sekitar Rp 1,7 jutaan per bulan. Meskipun angsurannya lebih ringan, pemohon perlu memperhatikan bahwa total bunga keseluruhan akan lebih tinggi dibanding tenor pendek.
Suku Bunga KUR 2026: Tetap Kompetitif Berkat Subsidi Pemerintah
Untuk tahun anggaran 2026, pemerintah menetapkan suku bunga 6 persen efektif per tahun. Skema ini didukung subsidi sehingga nilai bunganya jauh di bawah kredit komersial pada umumnya.
BRI menegaskan bahwa suku bunga tersebut berlaku untuk seluruh kategori KUR, meliputi:
- KUR Mikro
- KUR Kecil
- KUR TKI
Kebijakan ini diharapkan menjaga daya saing UMKM nasional di tengah dinamika ekonomi yang terus berubah.
Syarat Mengajukan KUR BRI 2026
Untuk mengakses fasilitas ini, calon debitur harus memenuhi ketentuan kelayakan berikut:
Persyaratan Umum
- Warga Negara Indonesia (WNI).
- Memiliki usaha produktif yang berjalan minimal enam bulan.
- Tidak sedang menerima kredit modal kerja atau investasi dari bank lain.
- Memiliki riwayat kredit baik (SLIK OJK).
- Dokumen Administrasi
- Fotokopi KTP suami dan istri, serta KK.
- Fotokopi Surat Nikah atau Akta Cerai.
- Pas foto terbaru ukuran 4×6 suami dan istri.
- Surat Keterangan Usaha (SKU) dari desa/kelurahan.
- Fotokopi NPWP (wajib untuk pinjaman di atas Rp 50 juta).
BRI juga menekankan bahwa kelengkapan dokumen akan mempercepat proses verifikasi, termasuk survei lapangan oleh petugas bank.
Baca Juga: Harga Emas Antam Update Hari Ini Selasa 10 Februari 2026 Naik Rp14.000
Cara Mengajukan KUR BRI 2026: Offline dan Online
KUR BRI dapat diajukan melalui dua mekanisme:
1. Pengajuan Offline (Kantor Cabang BRI)
Calon debitur cukup mendatangi kantor cabang atau unit BRI terdekat dengan membawa berkas lengkap. Petugas bank akan melakukan konsultasi, verifikasi, dan pemeriksaan usaha sebelum menentukan kelayakan.
2. Pengajuan Online (Website Resmi KUR BRI)
BRI menyediakan sistem digital untuk memudahkan akses:
- Pemohon mengunggah data diri dan dokumen usaha.
- BRI memproses verifikasi administratif.
- Petugas melakukan survei lapangan.
- Keputusan kredit ditetapkan berdasarkan analisis risiko.
BRI menegaskan bahwa plafon dan tenor yang diberikan tetap mengacu pada hasil penilaian perbankan. Simulasi KUR BRI 2026 menunjukkan bahwa pembiayaan senilai Rp 90 juta kini semakin terjangkau dengan cicilan mulai Rp 1,7 jutaan.
Kombinasi bunga rendah, tenor panjang, serta persyaratan yang realistis menjadikan program ini tetap relevan sebagai tulang punggung pembiayaan UMKM Indonesia.
