GROGOL PETAMBURAN, POSKOTA.CO.ID - Harga cabai rawit merah di pasar tradisional Tomang Barat, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, terpantau mulai mengalami kenaikan menjelang bulan puasa.
Saat ini pedagang menjual cabai rawit merah diangka Rp100 ribu hingga Rp110 ribu per kilogram.
Salah satu pedagang sayur mayur, Sri Rahayu mengatakan, kenaikan harga cabai rawit merah sudah terjadi sejak hampir satu minggu ini.
"Yang naik rawit merah, sekarang dijual Rp100 (ribu) sampai Rp110 ribu per kg," kata Sri kepada Poskota, saat ditemui Rabu, 11 Februari 2026.
Baca Juga: Hilang Kendali Saat Kendarai Motor, Seorang Pelajar Tewas Kecelakaan di Palmerah
Sementara itu, untuk harga jenis cabai lain di pasar tradisional Tomang Barat ini terpantau masih normal.
Cabai merah keriting dijual Rp50-60 ribu per kilogram, cabai merah besar Rp50 ribu per kilogram, cabai ijo besar Rp40 ribu per kilogram, cabai keriting ijo Rp40 ribu per kilogram, lalu cabai rawit ijo Rp60 ribu per kilogram.
Sri mengatakan, selain rawit merah, kenaikan harga juga terjadi pada komoditas bawang merah yang saat ini dijual Rp60 ribu per kilogram.
"Bawang merah Rp60 ribu per kg, biasanya kan Rp50 ribu per kg, naik belum seminggu ini. Bawang putih normal Rp40-45 ribu per kg," jelas Sri.
Baca Juga: Flyover Bomang Dibangun 2027, Makan Biaya Rp150 Miliar
Wanita yang sudah puluhan tahun menjadi pedagang tradisional ini memprediksi, harga kebutuhan pokok untuk komodintas cabai dan bawang diprediksi akan mengalami peningkatakan menjelang bulan Ramadhan.
"Karena mau bulan puasa (Ramadhan), kenaikan harga udah pasti ada. Biasanya tiga hari mau puasa tuh harga pada naik lagi," ungkapnya.
Pedagang sayur mayur lain, Partini mengungkapkan, kenaikan harga juga terjadi pada sayuran jenis bayam dan caisim. Untuk harga bayam saat ini Rp 10 ribu per ikat, dan caisim mencapai Rp18 ribu per ikat.
"Bayam harga normal cuma Rp3 ribu per ikat, kalau caisim biasanya cuma Rp10 ribu aja per ikat," ujar Partini.
Baca Juga: Polres Metro Depok Rotasi Sejumlah Kasat, Kapolres Sebut Penyegaran untuk Pelayanan Maksimal
Partini mengatakan, kenaikan harga yang terjadi saat ini tidak terlalu berdampak terhadap omset penjualan. Ia juga memastikan pedagang mengikuti harga sesuai pasar. Apabila sedang naik, maka pedagang ikut menaikkan harga jual kepada pembeli.
"Paling konsumennya aja yang ngurangin jumlah pembelian, biasa beli satu kilo jadi cuma beli setengah kilo," kata Partini. (pan)