CIBINONG, POSKOTA.CO.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor segera mengangkat dua Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang diproyeksikan memiliki pelayanan spesialis.
Hal tersebut sesuai penyusunan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) 2027 yang terfokus pada sejumlah proyek strategis yakni infrastruktur, pendidikan dan kesehatan.
"Kita berproses bagaimana caranya empat rumah sakit harus menjadi beberapa rumah sakit khusus," kata Bupati Bogor, Rudy Susmanto di Cibinong, Selasa, 10 Februari 2026.
RSUD Cibinong atau Bakti Pajajaran diproyeksikan memiliki spesialis kanker, sedangkan RSUD KH. Idham Chalid atau RSUD Ciawi mempunyai pelayanan khusus penyakit jantung.
Baca Juga: Gelontorkan Dana Rp11 Miliar, Pemkab Bogor Mulai Garap Alun-alun Tegar Beriman
"Contoh RSUD Cibinong, kita sangat berharap bisa menjadi rumah sakit daerah khusus kanker. Lalu Ciawi kita punya SDM-SDM dokter-dokter yang hebat, itu dokter-dokter spesialis jantung," ucapnya.
2 Rumah Sakit Lain Menyusul
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bogor, Fusua Meidiawaty menjelaskan, layanan spesialis baru diproyeksikan untuk dua rumah sakit. Dua RSUD lain memerlukan asesmen mandiri.
"Kemarin Pak Bupati memang baru mengusulkan kekhususan untuk 2 RSUD. 2 RSUD lain akan menyusul karena masih melakukan self asesmen terkait hal tersebut," pungkasnya.
Ia memastikan, pelayanan spesialis itu tidak mengubah status RSUD, tetapi penambahan pelayanan untuk memudahkan masyarakat.
Baca Juga: Siswa Kelas 3 SD di Bogor Tewas Tertabrak KRL Sepulang Sekolah
"Pak Bupati menginginkan setiap RSUD memiliki kekhususan pelayanan spesialisasi dengan status tetap RSUD," ujarnya.
Sementara itu, persiapan yang akan dilakukan, mulai pelengkapan sarana dan prasarana, Sumber Daya Manusia, dan hal penunjang lainnya.
Sebagai informasi, Pemkab Bogor memiliki empat RSUD yaitu, RSUD Cibinong berganti nama menjadi RSUD Bakti Pajajaran, RSUD Ciawi menjadi RSUD Dr. KH Idham Chalid, RSUD Leuwiliang bernama RSUD R. Moh. Noh Nur, dan RSUD Cileungsi menjadi RSUD RH. Satibi. (cr-6)