POSKOTA.CO.ID - Mahkamah Agung (MA) resmi melantik Thomas A.M Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).
Thomas mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Ketua MA Sunarto pada Senin, 9 Februari 2026 di Jakarta.
Sebagai informasi, DPR sudah menyepakati Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI.
Persetujuan tersebut ditetapkan dalam rapat paripurna ke-12 DPR pada masa persidangan III tahun sidang 2025-2026.
Baca Juga: Siapa Juda Agung? Ini Profil Lengkap Pengisi Kursi yang Ditinggalkan Thomas Djiwandono di Kemenkeu
Thomas akan mengemban jabatan Deputi Gubernur BI hingga 2031, penetapan tersebut adalah hasil kesepakatan bersama yang dicapai Komisi XI DPR melalui mekanisme musyawarah mufakat.
Thomas sebelumnya sudah menjalani and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan di Komisi XI DPR, Jakarta pada Senin, 26 Januari 2026.
Thomas menggantikan pimpinan sebelumnya, Juda Agung yang mengundurkan diri dan dipilih jadi Wakil Menteri Keuangan.
Thomas Djiwandono optimistis bisa menjalankan tugas barunya sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) meski tidak punya pengalaman di bidang moneter.
Thomas meminta kepada semua pihak untuk melihat rekam jejaknya sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) sejak 18 Juli 2024.
Isi Sumpah Thomas Djiwandono Saat Dilantik sebagai Deputi Gubernur BI
"Saya berjanji, bahwa saya untuk menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia, langsung atau tidak langsung, dengan nama dan dalih apapun tidak memberikan ataupun menjanjikan untuk memberikan sesuatu kepada siapapun juga," ucap Thomas.
"Saya berjanji, bahwa saya dalam melakukan atau tidak melakukan sesuatu, dalam jabatan ini tidak akan menerima langsung atau tidak langsung, dari siapapun juga sesuatu janji atau pemberian dalam bentuk apapun," sambungnya.
"Saya berjanji, bahwa saya akan melaksanakan tugas dan kewajiban mengikuti Gubernur Bank Indonesia dengan sebaik-baiknya dan penuh rasa tanggung jawab. Saya berjanji, bahwa saya akan setia terhadap negara konstitusi dan haluan negara. Kiranya Tuhan menolong saya," tutup Thomas.
Baca Juga: Thomas Djiwandono Resmi Jadi Deputi Gubernur BI, Apa Saja Tanggung Jawabnya?
Karir Thomas Djiwandono
Kariernya bermula saat dia menjadi wartawan pada 1993, lalu dia menekuni profesi sebagai analis keuangan di Whetlock NatWest Securities, Hong Kong pada 2006.
Selanjutnya dia pindah ke perusahaan milik pamannya Hashim Djojohadikusumo di Arsari Group dan menjabat sebagai Deputy CEO Arsari Group yang bergerak di agribisnis.
Sementara pada dunia politik, Tommy bergabung di Partai Gerindra. Tommy tercatat pernah menjadi Caleg di Provinsi Kalimantan Barat, dan pernah menjabat sebagai Bendahara Umum Partai Gerindra.
Ia pun dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan pada 18 Juli 2024 di era Presiden Joko Widodo dan tugasnya dilanjutkan di era kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.