Kronologi Dugaan Pelecehan oleh Owner Thanksinsomnia Viral di X, Fakta Apa yang Terungkap? Begini Pengakuan Korban

Senin 09 Feb 2026, 09:50 WIB
Pemilik brand lokal Thanksinsomnia, Mohan Hazian, yang tengah viral di X (sebelumnya Twitter) karena diduga melakukan pelecehan seksual. (Sumber: Instagram/@mohanhazian)

Pemilik brand lokal Thanksinsomnia, Mohan Hazian, yang tengah viral di X (sebelumnya Twitter) karena diduga melakukan pelecehan seksual. (Sumber: Instagram/@mohanhazian)

Dia menegaskan, telah berusaha bersikap tenang demi menghindari situasi yang lebih buruk.

“Kemudian, Owner M semakin ganas dan jahat. Saya kemudian berpikir apabila saya melawan, Owner M akan semakin kasar kepada saya. Saya kemudian mencoba menenangkan diri dan berusaha terlihat baik kepada Owner M. Saya pada saat itu 90 persen yakin saya akan diperkosa,” tulisnya.

Penolakan Berulang yang Disebut Tak Diindahkan

Melalui pengakuannya, korban menyebut, telah berulang kali menolak, namun penolakan tersebut diduga tidak dihiraukan. Dirinya hanya berharap bisa keluar dari lokasi dengan selamat.

“Kemudian saya tetap berusaha baik kepada owner M padahal saya takut sekali diperkosa. Saya hanya berharap bisa keluar dengan selamat. Tetapi owner M tetap tidak peduli saya yang menolak berkali-kali, dia menahan tangan saya, kemudian dia menunjukkan kelaminnya,” jelas dia menceritakan kronologi kasus tersebut dalam cuitan.

Korban juga mengungkap dugaan tindakan yang disebutnya semakin melampaui batas.

Dalam unggahannya, pihaknya memaparkan detail yang membuat banyak warganet bereaksi keras.

“Dia bilang “Kok gak mau sih? Aku dah buka celana nih, udah malu nih aku.” Saya memalingkan badan, M menahan tangan dan naik ke atas saya, saya mulai menangis dan memanggil ibu saya, tetapi M tidak peduli dan tetap melecehkan saya. Beliau mastubrasi sambil melecehkan saya,” tambah dia.

“Beliau bahkan menjilat telinga saya, leher saya, saya masih jijik dan masih trauma sampai sekarang. Saya hanya berharap semua berakhir dengan cepat dan saya bisa pulang. Saya hanya berharap dia cukup baik untuk tidak memperkosa saya,” bebernya.

Korban Trauma Mendalam Usai Kejadian

Korban mengaku, berada dalam kondisi dissociating atau kehilangan kendali atas situasi akibat ketakutan yang luar biasa.

“Saya pada saat itu sudah dissociating dan tidak bisa melawan lagi. Saya hanya berpikir bahwa saya akan diperkosa saat itu. Kemudian M berhenti. Kemudian saya dibiarkan pulang. Saat saya pulang menggunakan Taxi Online, saya bahkan pipis di dalam taxi karena saya takut sekali,” tandasnya.

Pengalaman tersebut, menurut korban, meninggalkan trauma mendalam yang hingga kini masih ia rasakan.

Korban juga mengungkapkan, setelah kejadian tersebut, ia baru mengetahui bahwa owner brand lokal berinisial M telah memiliki istri dan anak. Fakta tersebut disebut memperparah kondisi psikologis yang dialaminya.


Berita Terkait


News Update