PURWAKARTA,POSKOTA.CO.ID - Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Purwakarta, Hariman Budi Anggoro menegaskan pihaknya mendukung penuh program "gentengisasi" yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto.
Ia bahkan menyebutkan hal ini menjadi angin segar bagi industri genting lokal di Kabupaten Purwakarta.
"Ini angin segar bagi industri genting lokal di Purwakarta yang dikenal sebagai salah satu produsen genting terbesar di Jawa Barat," ujar Hariman kepada awak media dikantornya pada Senin, 9 Februari 2026.
Hariman mengatakan terdapat 92 perajin genting di Purwakarta yang mengalami mati suri, dan dengan adanya program omo akan kembali didorong agar produk usahanya kembali menggeliat.
Baca Juga: Ada Demo di Jakarta Pusat Hari Ini, Pengendara Diimbau Hindari Ruas Jalan M.H Thamrin dan Gambir
Ia berharap dengan bergulirnya program gentengisasi ini, produk genteng dari Jawa Barat khususnya Purwakarta kembali hidup karena masyarakat dituntut menggunakan genteng berbahan baku tanah tersebut.
"Industri rumah genting di Purwakarta sempat anjlok akibat maraknya penggunaan genteng metal," ucapnya.
Hariman mengaku, pihaknya telat menyiapkan langkah strategis untuk menghidupkan lagi industri genting di Purwakarta, dengan memberi pendampingan dan pembinaan kepada 92 perajin genting.
"Tahap awal, kami akan menginvetarisir berapa banyak yang usaha yang tumbang. Setelah terdata, kami akan dorong mereka untuk menghidupkan kembali usahanya," tuturnya.
Salah satunya DKUPP akan membantu masalah infrastruktur, seperti tempat pembakaran. Untuk alat-alat kecil, bantuan akan diupayakan melalui program CSR perusahaan-perusahaan yang ada di Purwakarta.
"Nantinya, perajin yang aktif akan dipantau dan yang belum akan didorong. Dengan begitu apabila ini sudah berjalan, kami sudah siap untuk menerima order yang banyak," pungkasnya.