POSKOTA.CO.ID - Limit PayLater TikTok sudah aktif, tetapi hanya bisa dipakai berbelanja di TikTok Shop. Lalu bagaimana jika kebutuhan mendesak menuntut dana tunai di dompet digital seperti DANA?
Pertanyaan ini terus muncul sepanjang 2025 hingga awal 2026. Popularitas PayLater membuat banyak orang tergoda mencari celah pencairan. Sayangnya, sebagian informasi yang beredar di media sosial tidak sepenuhnya benar. Bahkan, tidak sedikit yang berujung pada modus penipuan berkedok jasa gestun.
Artikel ini merangkum fakta, praktik yang biasa dilakukan pengguna, serta risiko finansial dan hukum yang kerap luput dibicarakan.
Perlu dipahami sejak awal: tidak ada fitur resmi yang memungkinkan limit PayLater TikTok ditransfer langsung menjadi uang tunai.
Baca Juga: Cara Mengaktifkan DANA PayLater Terbaru, Cek Syarat dan Ketentuannya di Sini!
Apa Itu PayLater TikTok dan Kenapa Tidak Bisa Dicairkan Langsung

PayLater TikTok adalah fasilitas kredit digital untuk belanja sekarang dan bayar kemudian di dalam TikTok Shop. Ini bukan pinjaman tunai.
Artinya, limit memang didesain hanya untuk transaksi di ekosistem TikTok. Bukan untuk ditarik ke rekening bank atau e-wallet.
Kesalahpahaman di titik ini sering membuat pengguna berharap ada tombol “cairkan”. Padahal, secara sistem memang tidak pernah disediakan.
Sistem Kerja PayLater TikTok dan Mitra Pendanaan
Layanan ini dijalankan bersama perusahaan pembiayaan yang terdaftar dan diawasi OJK. Saat checkout, pengguna bisa memilih tenor cicilan, umumnya 1–12 bulan.
Baca Juga: Perbandingan Bunga Kredivo dan Shopee Paylater, Mana yang Lebih Ringan?
Besaran limit ditentukan oleh profil risiko, riwayat transaksi, serta aktivitas akun. Setelah transaksi berhasil, tagihan muncul dan wajib dibayar sesuai jatuh tempo.
Modelnya mirip kartu kredit, hanya saja penggunaannya eksklusif di satu platform.
Perbedaan PayLater TikTok dengan Pinjaman Online
Perbedaan paling besar ada pada bentuk dananya. Pinjol memberikan uang tunai. PayLater memberi limit belanja.
Karena bukan dana tunai, maka pencairan langsung memang bukan bagian dari produknya.
Ketika dipaksakan, pengguna sebenarnya sedang membawa fitur keluar dari fungsi awalnya.
Isu Pencairan PayLater TikTok ke DANA: Mana Fakta, Mana Klaim Berlebihan
Di media sosial banyak beredar narasi bahwa limit bisa dicairkan cepat tanpa risiko. Ini keliru.
Baca Juga: Mengenal 7 Risiko Paylater dan Langkah Menghindarinya Sejak Dini
Yang benar, beberapa cara memungkinkan secara teknis, tetapi tetap menyimpan potensi kerugian, pelanggaran aturan platform, hingga catatan buruk pada kredit.
Janji cair instan lima menit tanpa konsekuensi hampir selalu menjadi pintu masuk penipuan.
Metode yang Umum Dipakai Pengguna
Tidak resmi, tetapi sering dibicarakan. Setiap opsi punya kelemahan.
- Beli Barang Lalu Jual Kembali
Pengguna membeli produk bernilai tinggi biasanya gadget kemudian menjualnya lagi dan meminta pembayaran ke DANA.
Masalahnya, harga jual jarang sama dengan harga beli. Ditambah bunga cicilan, hampir pasti ada selisih rugi.
- Membeli Produk Digital dari Seller
Ada toko yang menawarkan top up saldo atau voucher. Pembayaran dilakukan via PayLater, lalu seller mentransfer ke DANA.
Baca Juga: Kapan DC Lapangan Shopee PayLater Datang ke Rumah? Ini Fakta dan Cara Menghadapinya
Risikonya besar karena sepenuhnya bergantung pada kejujuran penjual. Jika uang tidak dikirim, perlindungan dari platform sering kali terbatas.
- Titip Beli untuk Orang Terdekat
Ini relatif paling minim risiko. Anda membelikan barang yang memang dibutuhkan teman atau keluarga, lalu mereka mengganti dengan transfer.
Tetap saja, cicilan berikut bunganya menjadi tanggung jawab pemilik akun.
Ilustrasi Hitung Cepat Untung Rugi
Misalnya limit dipakai Rp1 juta. Dengan tambahan bunga dan biaya sekitar 5 persen, total kewajiban menjadi Rp1.050.000.
Jika barang hanya laku Rp900 ribu, maka ada selisih minus Rp150 ribu. Itu belum termasuk tenaga, waktu menunggu pembeli, dan kemungkinan harga turun.
Semakin panjang tenor, biasanya beban makin besar.
Risiko yang Sering Diremehkan
Pelanggaran Aturan Platform
Aktivitas transaksi yang dianggap tidak wajar bisa memicu pembatasan fitur, bahkan penonaktifan akun.
Catatan di SLIK OJK
Riwayat pembayaran dilaporkan. Telat sedikit saja dapat memengaruhi peluang Anda mengajukan kredit rumah, kendaraan, atau kartu kredit di masa depan.
Banyak orang baru sadar ketika pengajuan pinjaman ditolak.
Jika Tetap Ingin Mencoba, Minimal Pahami Ini
Pilih barang dengan pasar kuat, jangan buka segel, pakai tenor sesingkat mungkin, dan idealnya sudah punya calon pembeli sebelum checkout.
Tanpa perhitungan matang, langkah ini lebih mirip menukar limit dengan diskon rugi.
Alternatif Resmi Mendapatkan Saldo DANA
Sebelum mengambil jalur berisiko, ada pilihan yang jauh lebih aman:
- transfer bank atau ATM,
- manfaatkan promo cashback,
- ambil pekerjaan freelance dengan pembayaran e-wallet,
- atau gunakan pinjaman tunai dari fintech resmi berizin OJK.
Cara-cara ini mungkin tidak instan, tetapi tidak membawa masalah di belakang hari.
Waspada Jasa Gestun di Instagram dan Telegram
Pola penipuannya berulang: minta login, limit habis, uang tak pernah datang. Testimoni biasanya palsu.
Jangan pernah membagikan OTP atau PIN kepada siapapun.
Pada akhirnya, mencairkan PayLater TikTok ke DANA memang bisa dicoba lewat berbagai akal, tetapi tidak ada yang benar-benar tanpa risiko. Kerugian finansial, akun bermasalah, hingga catatan kredit buruk adalah konsekuensi nyata.
Memahami mekanismenya sejak awal jauh lebih penting daripada tergoda janji pencairan cepat.