POSKOTA.CO.ID - Publik media sosial kembali dihebohkan oleh dugaan penampakan tabung Whip Pink di kediaman Reza Arap. Isu ini cepat menyebar setelah potongan video vlog yang menampilkan benda tersebut ramai diperbincangkan warganet.
Perhatian publik terhadap temuan itu semakin besar karena dikaitkan dengan diskusi yang sebelumnya sudah hangat mengenai kematian Lula Lahfah.
Meski penyelidikan kasus tersebut telah dihentikan pihak kepolisian, berbagai spekulasi dan reaksi terus bermunculan di dunia maya.
Kemunculan kembali dugaan tabung berisi gas N2O tersebut memicu respons dari sejumlah figur publik, termasuk sahabat dekat Lula. Situasi ini membuat topik tersebut kembali menjadi sorotan luas dan memancing beragam tanggapan dari masyarakat.
Baca Juga: Link Video Cukur Kumis Versi Bersuara Ramai Dicari, Ini Fakta Sebenarnya
Penampakan Tabung di Vlog Jadi Perbincangan

Dugaan keberadaan tabung Whip Pink pertama kali disorot netizen setelah muncul dalam vlog Guraisu episode 107 berjudul Mencari yang Terenak di Gading Serpong. Pada detik tertentu, terlihat sebuah tabung berwarna pink yang kemudian dikaitkan dengan produk yang sebelumnya ramai dibahas publik.
Tak lama setelah ramai dibicarakan, video tersebut dilaporkan menghilang. Namun sejumlah akun media sosial disebut telah mengunggah ulang potongan video yang menampilkan tabung tersebut.
"Kalau 'kebersamaan' butuh alat buat mati rasa. Mungkin itu bukan tempat untuk bertumbuh," demikian unggahan akun @/dunianeti di Instagram pada Kamis, 5 Februari 2026.
Unggahan itu kemudian menarik perhatian sejumlah figur publik yang dikenal sebagai sahabat Lula Lahfah.
Baca Juga: 6 Isi Putusan Cerai Reza Arap dan Wendy Walters, Ungkap Rangkaian Dugaan Perselingkuhan
Reaksi Awkarin dan Sahabat Lula Jadi Sorotan

Awkarin, Dara Arafah, dan Keanu Agl diketahui ikut membagikan ulang unggahan tersebut. Reaksi Awkarin menjadi perhatian karena ia menambahkan emoji patah hati sebagai bentuk respons emosionalnya.
Respons warganet pun bermunculan, termasuk komentar yang mempertanyakan sikap Awkarin. "Pantes, Awkarin ngebela sampai sebegitunya," tulis @labu****.
Awkarin membalas komentar tersebut dengan kembali menggunakan emoji patah hati, yang dinilai sebagian netizen sebagai ekspresi kesedihan.
Video Sempat Hilang, Muncul Kembali Tanpa Potongan Tertentu
Menariknya, vlog yang sebelumnya dilaporkan hilang kemudian kembali tersedia. Namun warganet mengklaim bagian yang menampilkan dugaan tabung Whip Pink sudah tidak terlihat.
"Wkwwk, di-cut gara-gara ramai," kata warganet.
"Gercep ya mereka," timpal yang lain.
Situasi ini semakin memicu diskusi di media sosial mengenai alasan pengeditan video tersebut.
Awkarin Ungkap Kecurigaan di Media Sosial
Di tengah perbincangan yang semakin luas, Awkarin kembali menyinggung soal video yang dihapus. Ia mempertanyakan alasan di balik penghilangan konten tersebut.
"Kalau emang ga ada apa-apa, kenapa harus di take down vlog-nya? Sekarang ngerti, kan?" tulis Awkarin dikutip Poskota dari postingan Instagram Story @narinkovilda, Sabtu 7 Februari 2026.
Saat ditanya warganet apakah ia menyimpan video tersebut, Awkarin mengaku telah merekamnya.
"Belom nonton lagi an*engg, Rin lo download gak," ujar netizen.
"Udah gue screen record," balas Awkarin.
Langkah Awkarin membagikan bukti rekaman itu memicu reaksi luas dari sahabat maupun netizen yang mengikuti perkembangan kasus ini.
Bahaya Whip Pink dan Kandungan N2O
Tabung Whip Pink menjadi sorotan sejak dikaitkan dengan kasus Lula Lahfah. Produk tersebut mengandung Nitrous Oxide (N2O), zat yang secara medis memiliki fungsi tertentu namun dinilai berisiko bila disalahgunakan.
Penggunaan di luar kebutuhan medis atau industri makanan disebut dapat membahayakan kesehatan, bahkan berpotensi fatal. Hingga kini, peredaran N2O untuk penggunaan umum belum memiliki izin resmi karena dibatasi untuk kepentingan medis dan kuliner tertentu.
Perdebatan publik soal keberadaan tabung tersebut menunjukkan meningkatnya perhatian terhadap potensi penyalahgunaan zat berbahaya, sekaligus mendorong diskusi tentang regulasi yang lebih ketat.
Kasus ini pun terus menjadi perbincangan luas, dengan warganet menyoroti transparansi informasi dan keselamatan penggunaan zat kimia di luar peruntukannya.
