Pemprov DKI Jakarta Sebar Pangan Murah di 197 Titik, Stok Daging Dipastikan Aman

Sabtu 07 Feb 2026, 13:40 WIB
Ilustrasi harga daging. (Sumber: Poskota/Pandi Ramedhan)

Ilustrasi harga daging. (Sumber: Poskota/Pandi Ramedhan)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID  - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah melakukan pendistribusian pangan murah di 197 titik wilayah Jakarta. 

Hal itu dilakukan sebagai upaya menahan lonjakan harga, khususnya daging sapi yang sempat mengalami kenaikan harga cukup signifikan beberapa waktu lalu. 

Asisten Perekonomian dan Keuangan (Asperkeu) DKI Jakarta, Suharini Eliawati menyampaikan bahwa kenaikan harga daging sapi saat ini terjadi akibat para pedagang mogok berjualan berberapa waktu lalu. 

"Memang kemarin sempat terjadi lonjakan. Kenapa? Karena memang tiga hari waktu itu kawan-kawan pemotong menyatakan mogok gitu ya," ujar Eli kepada awak media pada Sabtu, 7 Februari 2026.

Baca Juga: Gugatan Wendy Walters Viral Lagi, Nama-Nama Dugaan Selingkuhan Reza Arap Jadi Sorotan

Namun, Eli memastikan, stok pangan untuk komoditi itu saat ini dipastikan aman. 

"Karena koordinasi kita yang kuat, BUMD mempunyai support yang sangat tinggi. Kemudian stok kita itu memang benar-benar ada gitu. Jadi mereka hanya mogok satu hari dan itu berpengaruh terhadap harganya," ucap Eli. 

Eli juga menjelaskan bahwa saat ini harga daging di pasaran bervariasi tergantung spesifikasi dan kualitasnya. Untuk kategori kualitas tertinggi, harga bisa menyentuh kisaran Rp143 ribu per kilogram.

"Tapi bagaimana kemudian dengan CL5 gitu kalau kita bilang ya? Kalau perlemakkannya hanya 5 persen, itu di bawah 100 (ribu per kilogram)," kata Eli.

Baca Juga: Kirim Saldo ShopeePay Tanpa Upgrade ke ShopeePay Plus, Cek Caranya!

Lebih lanjut, Eli menyebut, Pemprov DKI Jakarta juga memperluas jangkauan program pangan murah agar masyarakat lebih mudah mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang telah disubsidi. 

Hingga saat ini, pendistribusian telah menjangkau 197 titik dan akan terus dievaluasi serta diperbaiki dari sisi sistem pelaksanaannya.

"Sekarang ini sudah kita lakukan, distribusi pangan murah kita sudah di 197 titik, sehingga memudahkan masyarakat Jakarta untuk mendapatkannya," ungkap Eli. 

Kendati demikian, Eli mengungkapkan saat ini yang menjadi tantangan pihak Pemda Jakarta ialah sistem pemberian sembako. 

"Hanya memang yang menjadi tantangan kita adalah kita akan senantiasa memperbaiki sistemnya, sehingga masyarakat tidak akan kesulitan untuk masuk di dalam kuota," pungkasnya. (cr-4)


Berita Terkait


News Update