Sejumlah elemen masyarakat sipil Indonesia melaporkan dugaan kejahatan genosida dan kejahatan kemanusiaan yang diduga dilakukan otoritas Israel, termasuk Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, Kamis, 5 Februari 2026. (Sumber: Poskota/ Ali Mansur)

Nasional

PM Israel Netanyahu Dilaporkan 10 Tokoh Indonesia Terkait Dugaan Genosida di Palestina

Kamis 05 Feb 2026, 14:35 WIB

POSKOTA.CO.ID - Sejumlah elemen masyarakat sipil Indonesia melaporkan dugaan kejahatan genosida dan kejahatan kemanusiaan yang diduga dilakukan otoritas Israel, termasuk Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, ke Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia.

Laporan tersebut diajukan dengan merujuk pada Pasal 598 dan Pasal 599 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP baru, serta ketentuan yurisdiksi ekstra-teritorial dan universal dalam Pasal 5 dan Pasal 6 KUHP.

“Laporan ini bukan sekadar sikap politik, tetapi langkah hukum yang sah untuk mendorong akuntabilitas atas dugaan kejahatan internasional berat yang terjadi di Palestina. Langkah hukum ini merupakan bentuk tanggung jawab moral dan konstitusional masyarakat sipil Indonesia," ujar Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM), Fatia Maulidiyanti, saat ditemui di Kejagung, Jakarta Selatan, Kamis, 5 Februari 2026.

Dalam dokumen laporan, para pelapor memaparkan dugaan pola kekerasan sistematis dan meluas terhadap warga sipil Palestina sejak 2008 hingga 2025, melalui berbagai operasi militer besar Israel.

Baca Juga: Link Epstein File PDF Rilis ke Publik, Dokumen dan Foto Ungkap Jaringan Kejahatan Seksual Anak hingga Seret Nama Indonesia

Rangkaian operasi tersebut disebut telah menimbulkan puluhan ribu korban jiwa, termasuk perempuan dan anak-anak, serta kerusakan luas terhadap infrastruktur sipil yang dilindungi hukum humaniter internasional.

“Serangan terhadap objek sipil seperti permukiman, sekolah, rumah ibadah, kamp pengungsi, hingga fasilitas kesehatan menunjukkan adanya pola yang berulang dan meluas,” kata Fatia.

Menurut Fatia, salah satu fokus utama laporan adalah penyerangan terhadap Rumah Sakit Indonesia di Beit Lahia, Gaza Utara, yang merupakan fasilitas medis hasil kerja sama kemanusiaan Indonesia-Palestina.

Dalam kurun waktu Oktober 2023 hingga Mei 2025, rumah sakit tersebut dilaporkan mengalami sedikitnya 41 kali serangan, termasuk serangan drone, tank, hingga penghancuran fasilitas vital seperti generator listrik dan tangki air.

Baca Juga: Kecelakaan di Citayam Depok: Polisi Pastikan Pengemudi Negatif Narkoba dan Alkohol

“Serangan terhadap Rumah Sakit Indonesia bukan hanya pelanggaran hukum humaniter internasional, tetapi juga menyentuh kepentingan nasional Indonesia sebagai aset kemanusiaan yang dibangun oleh masyarakat Indonesia,” jelas Fatiah.

Fatia juga menyoroti kebijakan blokade total bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza yang dinilai memicu krisis kemanusiaan serius, termasuk kelaparan massal dan runtuhnya layanan kesehatan.

Data yang disertakan dalam laporan menyebut jutaan warga Gaza menghadapi krisis pangan akut akibat pemutusan akses air, listrik, bahan bakar, serta hancurnya infrastruktur pertanian dan kesehatan.

Fatia berharap Kejagung dapat menindaklanjuti laporan tersebut secara profesional dan transparan sebagai bentuk komitmen Indonesia terhadap penegakan HAM global.

Baca Juga: Isi Surat Anak SD Bunuh Diri di NTT Apa? Ini Terjemahan dan Fakta Tabir Masalah yang Dihadapi Korban

Meski, kata dia, Indonesia tidak bisa mendatangkan terlapor untuk diproses hukum, tapi setidaknya jika otoritas Israel, termasuk Netanyahu berkunjung ke Indonesia bisa langsung dilakukan penangkapan dan diadili. 

“Kami mendorong Kejaksaan Agung untuk menindaklanjuti laporan ini secara serius, independen, dan transparan sebagai bagian dari kontribusi Indonesia dalam menjaga ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan dan keadilan,” ujarnya.

Pelaporan ini melibatkan sepuluh tokoh dari berbagai latar belakang, mulai dari mantan pejabat negara, akademisi, aktivis HAM, hingga organisasi kemanusiaan yang selama ini terlibat dalam advokasi isu Palestina.

Berikut daftar tokoh pelapor Netanyahu ke Kejagung, antara lain:

Tags:
kejahatan genosidaGazaPalestinaKejagungmasyarakat sipil IndonesiaIsrael Benjamin Netanyahu

Ali Mansur

Reporter

Muhammad Dzikrillah Tauzirie

Editor