BANTEN, POSKOTA.CO.ID - Gubernur Banten, Andra Soni menargetkan pembangunan infrastruktur jalan di desa-desa lebih massif pada 2026.
Hal itu diutarakan Andra seusai dianugerahkan sebagai Gubernur Peduli Infrastruktur Desa oleh Indoposco di Jakarta Barat.
"Di tahap pertama, kami membangun 62 ruas jalan desa, 61 jalan, 1 jembatan pada 2025. Dan insyaAllah tahun ini kami lipat gandakan anggarannya dengan sasaran lebih besar lagi," kata Andra Soni kepada wartawan, Rabu, 4 Februari 2026.
Sebelumnya, 62 ruas jalan desa di wilayah Banten telah dibangun pada 2025.
Baca Juga: Pemprov Jakarta-Banten Matangkan MRT Fase 2 Kembangan-Balaraja, Target Mulai Dibangun 2 Tahun
"Dan tentu ini juga seiring dengan program yang dilaksanakan oleh Kabupaten masing-masing, sehingga harapan kami tahun-tahun ke depan jalan-jalan desa ini bisa menyambungkan potensi ekonomi yang ada di sekitar desa," ujarnya.
Menurutnya, anggaran pembangunan desa dari dana efisiensi ini sengaja digunakan untuk pembangunan infrastruktur jalan. Tadinya, anggaran untuk kegiatan ceremonial.
"Jadi kami relokasi ke pembangunan jalan desa yang tadinya peruntukan untuk dana-dana seremonial, anggaran-anggaran seremonial, anggaran-anggaran kunjungan kerja, dan sebagainya, kami alihkan ke pembangunan jalan desa," ucapnya.
Setelah jalan desa dibangun, pihaknya akan melakukan pembangunan infrastruktur penunjang seperti misalnya lampu penerangan jalan dan sejenisnya.
Baca Juga: Pemprov Banten Lakukan Normalisasi Sungai untuk Tangani Banjir
"Fokus kami saat ini adalah bagaimana jalan-jalan desa ini bisa kita sambungkan dalam rangka mengurangi disparitas antara perkotaan dan perdesaan. InsyaAllah perlahan tapi kami kerjakan," sambung Andra Soni.
Dalam kegiatan itu, Andra Soni dianugerahkan sebagai Gubernur Peduli Infrastruktiur Desa oleh Indoposco melalui program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra).