PANDEGLANG, POSKOTA.CO.ID - Arus lalu lintas kendaraan di jalur nasional Labuan-Pandeglang dialihkan ke sejumlah akses jalan desa di wilayah Kecamatan Menes dan Cisata.
Hal ini, dipicu pelaksanaan pembangunan jembatan di jalur nasional tepatnya di Desa Kananga, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, penutupan akses jalan tersebut dikarenakan adanya mobil truk yang terguling di lokasi pembangunan jembatan tersebut.
Peristiwa ini menyebabkan arus lalu lintas kendaraan yang tadinya sempat menggunakaan skema buka-tutup menjadi ditutup total untuk sementara.
Baca Juga: Cek Titik Lokasi Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Kota Bandung, Ini Daftar Pelanggaran yang Disasar
Setelah jalan ditutup, para pengendara yang hendak melintas dari arah Labuan maupun Pandeglang terpaksa harus mencari jalur alternatif.
Pantauan Poskota di lokasi, kendaraan dari arah Labuan menuju Pandeglang dialihkan ke jalan Desa Cigandeng, rute ini tembus ke Desa Kananga.
Sementara itu, untuk kendaraan dari arah Pandeglang dialihkan ke jalur Kuabngkondang, tembus hingga ke Menes.
Akibat pengalihan jalur ini, arus lalu lintas kendaraan di sejumlah jalan desa saat ini kerap kali mengalami kepadatan.
Baca Juga: Isi Surat Anak SD Bunuh Diri di NTT Apa? Ini Terjemahan dan Fakta Tabir Masalah yang Dihadapi Korban
Salah satunya terjadi di jalan Desa Cilabanbulan hingga Desa Kananga. Kondisi lalu lintas di jalan ini mengalami kemacetan cukup parah karena banyaknya volume kendaraan yang melintas.
Seorang pengendara yang melintas, Mujahidin, mengaku hendak pergi ke Pandeglang sehingga mencari jalur alternatif akibat penutupan jalan.
"Namun ternyata, jalan alternatif cukup macet. Karena banyak kendaraan yang dialihkan ke jalur ini," ungkapnya, Rabu 4 Februari 2026.
Mujahidin menyebut, akibat kemacetan yang terjadi, waktu tempuh melalui jalur alternatif menjadi lebih lama sekitar 1,5 jam.
Baca Juga: Jaga Generasi Penerus Bangsa, BNN Serius Perangi Peredaran Narkotika
"Jalannya kan sempit dan rusak, sementara volume kendaraan tinggi, sehingga kerap alami kemacetan di beberapa titik," kata dia.
Sementara, salah seorang petugas dari Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Banten, Iwan menjelaskan saat ini memang sedang ada proyek perbaikan jembatan di jalur nasional tepatnya di Kananga.
Akibat pagi ini ada peristiwa truk terguling, maka arus lalu lintas dari kedua arah sempat ditutup sementara dan dialihkan ke jalur alternatif.
"Iya, jembatannya sedang diperbaiki. Karena di lokasi ada tragedi truk terguling, sehingga mengakibatkan arus lalulintas sempat terganggu," ujar Iwan.
Ia juga memastikan kondisi lalu lintas di jalur tersebut saat ini sudah kembali normal dan truk terguling juga sudah berhasil dievakuasi.
"Kendaraan sekarang sudah bisa lewat di jalur itu. Namun kami sarankan agar pengendara tetap berhati-hati karena sedang tutup buka.jalur," katanya. (fat)