POSKOTA.CO.ID - Khalayak internasional kembali diguncangkan dengan perkembangan terbaru skandal dari mendiang miliarder Amerikas Serikat, Jeffrey Epstein. Setelah bertahun-tahun ditutup, dokumen hukum yang dikenal dengan sebutan Epstein File kini telah dibuka ke publik.
Ratusan dokumen pengadilan dan foto yang menjadi barang bukti kasus kejahatan seksual dan eksploitasi anak yang melibatkan Epstein dirilis pada Jumat, 30 Januari 2026. Berkas-berkas tersebut langsung menyedot perhatian global dan memicu lonjakan pencarian kata kunci “Epstein File PDF”.
Tak hanya mengungkap kejahatan sistematis Epstein, dokumen ini juga membuka tabir jaringan luas yang diduga melibatkan tokoh-tokoh berpengaruh lintas negara, mulai dari politikus, pebisnis, hingga figur hiburan dunia.
Yang mengejutkan, sejumlah istilah dan nama yang lekat dengan Asia Tenggara, termasuk Indonesia dan Malaysia, turut muncul dalam ribuan halaman dokumen tersebut.
Apa Itu Epstein File? Ini Penjelasan Lengkapnya

Dilansir dari wikipedia pada Selasa, 3 Februari 2026. Epstein File bukanlah satu dokumen tunggal atau daftar hitam final.
Istilah ini merujuk pada kumpulan arsip hukum yang berasal dari gugatan perdata tahun 2015.
Gugatan tersebut diajukan oleh Virginia Giuffre, salah satu korban Epstein, terhadap Ghislaine Maxwell, rekan dekat Epstein yang kini telah divonis bersalah atas kasus perdagangan seks anak.
Isi Epstein File meliputi:
- Transkrip kesaksian di bawah sumpah
- Email dan korespondensi pribadi
- Laporan korban dan saksi
- Berbagai dokumen pendukung pengadilan
Baca Juga: Kejagung Sebut Red Notice Riza Chalid Bukan Jaminan Penangkapan Cepat
Pembukaan segel dokumen dilakukan bertahap oleh Pengadilan New York demi transparansi hukum. Namun, perlu ditegaskan bahwa penyebutan nama dalam dokumen tidak otomatis berarti keterlibatan kriminal.
Nama seseorang bisa muncul sebagai saksi, disebut dalam percakapan, atau dikaitkan secara tidak langsung.
Deretan Tokoh Dunia yang Namanya Muncul
Sejumlah figur publik internasional tercatat disebut dalam dokumen Epstein File, di antaranya:
- Pangeran Andrew
- Bill Clinton
- Donald Trump
- Elon Musk
- Richard Branson
- Ehud Barak
- Jay-Z
- Miroslav Lajcak
Konteks penyebutan pun beragam dan tidak selalu bermakna tuduhan pidana.
Link Epstein File PDF dan Cara Akses Resmi
Lonjakan pencarian “link Epstein File PDF” turut dimanfaatkan pihak tak bertanggung jawab untuk menyebar hoaks, daftar palsu, hingga malware. Publik diimbau berhati-hati dan hanya mengakses sumber resmi.
Baca Juga: Mobil Terbakar seusai Tabrakan di Tol Jagorawi, 2 Orang Terluka
Sumber Resmi dan Aman:
- Portal Pengadilan Distrik Selatan New York (PACER)
- Departemen Kehakiman AS (DOJ)
Akses Dokumen Resmi:
Dokumen Epstein File:
- https://www.justice.gov/epstein
Arsip Foto (rilisan DOJ):
- https://epsteinsimages.com
- https://epsteinfta.com
- https://epsteinfilesarchive.com
Bali Disebut dalam Dokumen Epstein File
Nama Bali muncul dalam salah satu kesaksian Virginia Giuffre. Ia menyebut Pulau Dewata sebagai bagian dari rencana perjalanan bersama Epstein.
Meski tidak disertai detail aktivitas ilegal di Indonesia, penyebutan Bali dalam konteks kasus perdagangan seks anak global ini memicu kekhawatiran publik.
Hal tersebut menimbulkan spekulasi terkait luasnya jangkauan operasi Epstein hingga Asia Tenggara.
Nama Anwar Ibrahim Ikut Tercantum
Dokumen Epstein File juga memuat nama Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim.
Penyebutan itu muncul dalam kesaksian Giuffre saat menceritakan percakapannya dengan Pangeran Andrew.
Anwar disebut dalam konteks diskusi ekonomi dan politik, tanpa kaitan apa pun dengan kejahatan seksual Epstein.
Meski demikian, kemunculan namanya tetap menjadi sorotan karena sensitifnya kasus ini di mata publik internasional.
Dampak Besar Terbukanya Epstein File
Rilis Epstein File menjadi momen penting bagi upaya keadilan korban.
Dokumen ini menunjukkan bagaimana kekuasaan dan kekayaan dapat digunakan untuk menutupi kejahatan sistematis dalam waktu lama.
Bagi individu yang namanya disebut, kasus ini menimbulkan risiko reputasi serius, meski tanpa bukti keterlibatan langsung.
Sementara bagi dunia, Epstein File menjadi pengingat keras tentang pentingnya transparansi hukum dan perlindungan terhadap kelompok rentan.
Perkembangan lanjutan kasus ini masih terus dinantikan publik global.