Kemenag menegaskan bahwa keputusan awal Ramadan diambil melalui musyawarah bersama unsur ormas Islam, ahli astronomi, dan perwakilan negara sahabat.
“Sidang isbat akan mempertimbangkan laporan rukyat dari para pengamat hilal di daerah. Hasil observasi visual menjadi faktor penentu sebelum keputusan diumumkan,” kata perwakilan Kemenag.
Pengumuman hasil sidang isbat rencananya disiarkan secara langsung melalui media nasional dan kanal resmi Kemenag.
