Gubernur Jakarta Pramono Anung usai ratas di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis, 29 Januari 2026. (Sumber: Poskota/M. Tegar Jihad)

JAKARTA RAYA

27 Kecelakaan Akibat Jalan Berlubang, Pramono Hanya Imbau Warga Hati-hati

Kamis 29 Jan 2026, 17:56 WIB

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Jakarta dalam beberapa waktu terakhir membuat sejumlah ruas jalan dilaporkan mengalami kerusakan hingga berlubang akibat genangan air. 

Ditlantas Polda Metro Jaya, mencatat 27 kecelakaan lalu lintas disebabkan kondisi jalan berlubang pada 1-28 Januari 2026.

Dari total 27 kejadian tersebut, satu orang meninggal dunia, delapan orang mengalami luka berat, dan 20 orang lainnya menderita luka ringan.

Merespon kejadian itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa Pemprov Jakarta berulang kali mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati.

Baca Juga: Jasmine Wiljono Siapa? Ini Sosok yang Viral Disebut Sebagai Pemilik Whip Pink

Terutama, dikatakan Pramono, saat ini tengah terjadi kondisi cuaca ekstrem dengan curah hujan yang sangat tinggi, yang menyebabkan sejumlah jalan Jakarta berlubang. 

"Pemerintah Jakarta berkali-kali juga sudah menyampaikan untuk semuanya berhati-hati, karena memang harus diakui karena curah hujan yang sangat tinggi sekarang ini memang ada beberapa tempat berlubang," ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Kamis, 29 Januari 2026.

Dia berharap, tidak ada korban yang jatuh akibat jalan berlubang yang saat ini marak terjadi di Jakarta. 

"Ya saya berharap nggak ada yang apa sampai masuk dan terjatuhlah," ucap Pramono. 

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo mengatakan bahwa kecelakaan akibat jalan lubang merupakan force majeure atau kondisi yang terjadi diluar kendali manusia. 

"Jadi gini ya, namanya kecelakaan ya enggak ada yang mau ya ada kecelakaan ya. ini kan boleh dibilang ini force majeure, kalau force majeure tentu perlakuannya berbeda," ujar Heru. (cr-4). 

Tags:
jalan berlubangcuaca ekstremkecelakaan lalu lintasPramono AnungJakarta

Tim Poskota

Reporter

Muhammad Dzikrillah Tauzirie

Editor