JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Harga daging sapi di wilayah DKI Jakarta kini tembus sekira Rp150 ribu per kilogram. Kenaikan harga ini diperkirakan mencapai tujuh persen hingga 15 persen.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan (KPKP) DKI Jakarta Hasudungan A Sidabalok, mengakui adanya kenaikan harga daging sapi eceran.
"Memang saat ini ada kenaikan harga daging sapi di pasar eceran sekitar tujuh persen hingga 15 persen, dengan harga mencapai Rp150.000 per kilogram,” ucap Hasudungan kepada awak media pada Rabu, 28 Januari 2026.
Gejolak kenaikan harga dipicu karena tingginya harga sapi hidup di tingkat produsen yang melampaui kesepakatan Badan Pangan Nasional (Bapanas).
Baca Juga: Viral Sosok Ayah Bigmo Jannah Terjerat Kasus Korupsi: Siapa Muhammad Nasihan dan Apa Pekerjaannya?
Kendati demikian, guna meredam gejolak kenaikan harga pihak pemerintah akan melakukan sejumlah langkah intervensi dengan mengoptimalkan peran BUMD pangan, Perumda Dharma Jaya agar pasokan daging sapi melimpah dan harga lebih terjangkau.
“Menggelar gerakan pasar murah. Di sini harga dapat mengakses daging sapi dengan rentang harga Rp109.000 hingga Rp139.000 kilogram melalui titik-titik pasar murah yang dikelola BUMD,” tuturnya.
Harga Sapi Hidup Diharapkan Turun
Harga daging sapi di tingkat eceran tinggi, sebab harga acuan sapi hidup tinggi. Meski begitu, kesepakatan baru mengenai harga acuan sapi hidup telah tercapai.
Hal itu diharapkan menjadi penawar tingginya harga daging sapi di wilayah ibu kota.
Baca Juga: Harga Daging Sapi Naik, Perumda Dharma Jaya Pastikan Stok Aman dan Tetap Terjangkau
“Per 22 Januari kemarin, Pemerintah Pusat sudah menyepakati harga sapi hidup turun Rp55.000 per kilogram,” ujar Hasudungan.
Salah satu langkah untuk menjaga stabilitas harga daging, yakni memastikan RPH (Rumah Potong Hewan) tetap beroperasi normal tanpa tambahan biaya pemeriksaan.
"(Selain itu) Perumda Dharma Jaya telah menyalurkan sapi dengan harga lebih murah Rp54.000 per kilogram berat hidup untuk menekan harga pasar," kata Hasudungan.
Lebih lanjut, dia mengungkapkan, pihaknya juga menyediakan daging sapi seharga Rp35.000 per kilogram khusus untuk 1 juta masyarakat penerima subsidi.
Baca Juga: Harga Daging Tembus Rp100 Ribu per Kg, Pedagang Pasar Cakung Mogok Jualan
"Melalui BUMD, warga bisa membeli daging mulai dari Rp109.000 - Rp139.000 per kilogram di berbagai titik Gerakan Pasar Murah," ungkap dia.
Dia pun memastikan ke depan harga daging sapi di Jakarta akan kembali stabil, terutama menjelas hari Raya Idulfitri.
"Kami optimis dalam waktu dekat harga di pasar akan kembali stabil, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri," ujar dia. (cr-4).
