POSKOTACOID - Seluruh umat Islam di dunia akan segera menjalani ibadah puasa Ramadhan 1447 H dalam waktu dekat.
Sebelum menjalankan ibadah puasa, penting bagi setiap muslim untuk mengetahui dan memahami apa saja syarat wajib dan rukun puasa Ramadhan.
Pasalnya, apabila tidak mengetahui mengenai syarat wajib hingga rukun puasa Ramadhan, seorang muslim bisa saja keliru dalam menjalankan puasa, bahkan lebih parah bisa tidak sah puasanya.
Baca Juga: Zakat Fitrah Harus Berupa Apa? Simak Penjelasan Lengkapnya Menjelang Idulfitri
Mengutip dari NU Online, hukum mengetahui syarat dan rukun puasa adalah wajib ain. Jika salah satu tidak terpenuhi atau tidak terlaksana, m aja puasanya bisa tidak sah secara fiqih.
Lantas, apa saja syarat wajib dan rukun puasa Ramadhan? Berikut ini ulasan lengkapnya.
Syarat Puasa Ramadhan
Dikutip dari NU Online, berikut ini tujuh syarat wajib puasa Ramadhan yang perlu diketahui umat Islam.
1. Beragama Islam
Syarat wajib utama seseorang untuk melaksanakan puasa adalah beragama Islam atau muslim. Maka dari itu, non-muslim tidak wajib mengerjakan puasa Ramadhan.
Baca Juga: Catat! Puasa Nisfu Syaban 2026 Jatuh pada Hari Ini, Lengkap dengan Niat dan Amalan
2. Baligh
Setiap Muslim yang menjalani ibadah puasa Ramadhan harus sudah baligh dengan ketentuan sudah pernah keluar air mani dari kemaluannya, khusus untuk laki-laki dan keluar dari haid bagi perempuan.
3. Berakal
Wajib bagi setiap muslim yang berakal atau tidak gila, baik gila karena cacat mental atau gila disebabkan mabuk untuk menjalankan puasa Ramadhan.
Hal ini seperti yang tertuang dalam hadits riwayat Abu Dauda dan Ahmad.
"Tiga golongan yang tidak terkena hukum syar’i, yaitu orang yang tidur sampai ia terbangun, orang yang gila sampai ia sembuh, dan anak-anak sampai ia baligh". (HR Abu Daud: dan Ahmad).
4. Mampu dan Kuat
Untuk menjalankan ibadah puasa, seseorang harus mampu dan kuat berpuasa selama seharian penuh dalam tiga puluh hari.
5. Sehat
Seorang muslim yang sehat diwajibkan menjalani ibadah puasa Ramadhan. Namun, jika sedang dalam keadaan sakit, maka ia boleh tidak berpuasa dan harus menggantinya di lain hari.
Baca Juga: Ramadan Tinggal Hitungan Hari, Ini Langkah Persiapan Diri yang Perlu Dilakukan dari Sekarang
6. Tidak Sedang Dalam Perjalanan
Orang-orang yang sedang dalam perjalanan jauh atau disebut musafir diperbolehkan untuk tidak berpuasa asalkan perjalanan yang dimaksud memenuhi syarat-syarat yang ditentukan.
7. Suci dari Haid dan Nifas
Seseorang yang menjalankan ibadah puasa harus bersih dan suci, baik dari darah haid maupun nifas. Bagi wanita yang sedang haid dan nifas, maka boleh tidak berpuasa dan wajib menggantinya di lain hari.
Rukun Puasa Ramadhan
Masih mengutip dari laman yang sama, berikut ini beberapa rukun puasa Ramadhan yang wajib diketahui oleh umat Islam.
1. Niat
Rukun puasa Ramadhan yang pertama adalah membaca niat, baik dai dalam hati, maupun secara lisan. Niat dibaca pada malam hari dan wajib menjelaskan kefardhuannya di dalam niat tersebut.
Berikut ini bacaan niat puasa Ramadhan yang harus dibaca umat Islam sebelum menjalankan ibadah puasa.
نـَوَيْتُ صَوْمَ غـَدٍ عَـنْ ا َدَاءِ فـَرْضِ شـَهْرِ رَمـَضَانِ هـَذِهِ السَّـنـَةِ لِلـّهِ تـَعَالىَ
"Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhis syahri ramadhani hadzihis sanati lillahi ta’ala".
2. Menahan Diri
Rukun kedua adalah menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan puasa, seperti makan, minum, dan syahwat.
Hukum tersebut seperti yang tertuang dalam Al-Qur'an Surat Al-Baqarah ayat 187.
فَاْلئَنَ باَشِرُوْهُنَّ وَابْتَغُوْا مَا كَتَبَ اللهُ لَكُمْ وَكُلُوْا وَاشْرَبُوْا حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ اْلخَيْطُ اْلاَبْيَضُ مِنَ اْلخَيْطِ اْلاَسْوَدِ مِنَ اْلفَجْرِ ثُمَّ اَتِّمُوْا الصِّيَامَ اِلَى اللَّيْلِ
Artinya: Maka sekarang campurilah, dan carilah apa yang telah ditetapkan oleh Allah untukmu, serta makan dan minumlah sampai waktu fajar tiba dengan dapat membedakan antara benang putih dan hitam. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai waktu malam tiba (QS al-Baqarah [2]: 187).