Sorotan terhadap langkah eksploratif Prilly semakin kuat setelah sebelumnya ia mengumumkan pengunduran diri dari Sinemaku Pictures, rumah produksi yang turut ia dirikan. Kabar tersebut disampaikan melalui unggahan Instagram pada Senin (19/1/2026) dan langsung memantik perhatian publik.
Dalam pernyataannya, Prilly menyatakan mundur sebagai pemegang saham sekaligus anggota direksi. Unggahan itu dibuka dengan kalimat singkat namun tegas, “Aku pamit.”, yang menandai keputusan besar dalam perjalanan kariernya.
Prilly menekankan bahwa keputusan tersebut tidak diambil secara tergesa-gesa. Ia menyebut pengunduran diri ini sebagai kebutuhan pribadi untuk memiliki ruang yang lebih utuh, di mana ia dapat bertanggung jawab penuh atas visi kreatif yang ingin ia bangun ke depan.
Menurutnya, langkah ini bukan bentuk menjauh dari industri film, melainkan bagian dari proses pencarian ruang yang lebih jujur dengan dirinya sendiri. Ia juga menegaskan akan tetap berkarya dan melanjutkan cerita-cerita yang ingin ia perjuangkan, meski melalui jalur dan pendekatan yang berbeda.
Respons publik pun mengalir deras. Sejumlah figur publik dan rekan industri memberikan dukungan, menyebut keputusan Prilly sebagai langkah dewasa dan berani. Dukungan tersebut mencerminkan reputasi Prilly, tidak hanya sebagai aktris, tetapi juga sebagai kreator dan pemimpin muda di industri kreatif.
Inspirasi Keluar Zona Nyaman bagi Generasi Muda
Dalam unggahan lanjutan, Prilly kembali menegaskan semangat eksplorasinya. Ia mengajak pengikutnya berdiskusi tentang hal-hal baru yang patut dicoba.
“Lagi excited coba hal baru. Udah pernah explore banyak hal juga, dari main film, nulis buku, sampai jadi dosen. Menurut kalian, apalagi yang seru buat dicoba?” tulisnya.
Langkah Prilly Latuconsina dinilai menjadi inspirasi bahwa belajar hal baru tidak mengenal usia, status, maupun pencapaian. Keputusan seorang figur publik untuk memulai dari bawah di bidang berbeda mempertegas pesan bahwa pertumbuhan karier adalah proses dinamis.
Dengan rekam jejak kuat sebagai aktris, produser, pengusaha, dan akademisi, banyak pihak meyakini bahwa fase eksplorasi ini justru akan memperkaya perspektif Prilly.
Publik pun kini menantikan babak baru perjalanan profesionalnya, yang diyakini akan tetap memberi kontribusi bermakna bagi industri kreatif Indonesia.
