Daihatsu Tancap Gas Menuju Carbon Neutral lewat Pabrik KAP 2 dan Rocky Hybrid

Senin 26 Jan 2026, 14:23 WIB
Ilustrasi perakitan mobil Daihatsu. (Sumber: Daihatsu)

Ilustrasi perakitan mobil Daihatsu. (Sumber: Daihatsu)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Daihatsu menunjukkan keseriusannya dalam mendukung upaya pengurangan emisi karbon melalui investasi berkelanjutan di sektor manufaktur dan produk.

Komitmen tersebut diwujudkan lewat peresmian Karawang Assembly Plant 2 (KAP 2) serta peluncuran Rocky e-Smart Hybrid, model hybrid perdana Daihatsu untuk pasar otomotif Indonesia.

Kedua langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Daihatsu dalam menghadapi tantangan lingkungan sekaligus memenuhi kebutuhan pasar otomotif yang terus berkembang, baik domestik maupun global.

Pabrik Karawang Assembly Plant 2 Jadi Basis Produksi Global

Ilustrasi perakitan mobil Daihatsu. (Sumber: Daihatsu)

Pabrik KAP 2 milik PT Astra Daihatsu Motor berlokasi di Kawasan Industri Surya Cipta, Karawang Timur, dan menjadi fasilitas produksi ke-6 Daihatsu di Indonesia. Pabrik ini berdiri di atas lahan hampir 23 hektar dan diresmikan pada Februari 2025.

Baca Juga: Jasmine Wiljono Siapa? Ini Sosok yang Viral Disebut Sebagai Pemilik Whip Pink

Sebagai basis produksi Daihatsu di luar Jepang, KAP 2 dilengkapi tiga fasilitas utama yang terintegrasi, yakni Body (bodi), Painting (pengecatan), dan Assembling (perakitan). Seluruh proses produksi didukung teknologi modern untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas kendaraan.

Pabrik KAP 2 mengadopsi konsep E-SSC (Evolution, Simple, Slim, Compact) yang menekankan proses produksi modern, efisien, dan ramah lingkungan. Melalui optimalisasi energi dan proses kerja, pabrik ini diklaim mampu menekan emisi karbon hingga 20 persen.

Sejalan dengan target Sustainable Development Goals (SDGs), desain pabrik dibuat tanpa dinding untuk memaksimalkan sirkulasi udara dan efisiensi listrik. Selain itu, penggunaan teknologi robotik, sistem pengecatan yang minim polusi air, serta pemanfaatan panel surya sebagai sumber energi terbarukan turut diterapkan.

Dengan nilai investasi sekitar Rp2,9 triliun, KAP 2 memiliki kapasitas produksi hingga 140.000 unit per tahun. Secara keseluruhan, total kapasitas produksi pabrik Daihatsu di Indonesia kini mencapai lebih dari 530.000 unit per tahun.

Baca Juga: Seperti Apa Jam Kerja Dapur Program Makan Gratis? Ini Pembagian Tugas Pemorsian sampai Packing

Kemampuan produksi tersebut ditopang oleh ribuan pemasok, termasuk pelaku UMKM, serta tingkat lokalisasi yang tinggi pada setiap kendaraan yang diproduksi untuk pasar domestik maupun ekspor.

Rocky e-Smart Hybrid Jadi Tonggak Baru Daihatsu


Berita Terkait


News Update