Langkah tersebut dilakukan guna mempercepat penanganan, mengantisipasi potensi genangan susulan, dan mendukung koordinasi lintas instansi terkait di wilayah terdampak.
"Dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas. Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat," kata Isnawa.
Isnawa menyebut, BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi genangan dan dampak lanjutan akibat cuaca ekstrem.
Baca Juga: Tangis Keluarga Pecah Saat Pemakaman Kapten Andy Dahananto di TPU Ranca Sadang
"Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop," kata dia. (cr-4)
