BANDUNG BARAT, POSKOTA.CO.ID - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat diterjunkan untuk mengidentifikasi korban bencana tanah longsor yang melanda Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Sabtu 24 Januari 2026.
Pantauan Poskota di lokasi, hingga pukul 14.00 WIB, sebanyak 113 orang dilaporkan hilang. Dari jumlah tersebut, 23 orang ditemukan selamat, 9 orang meninggal dunia, sementara 81 orang lainnya masih dalam pencarian.
Kapolres Cimahi AKBP Niko Nurallah Adi Putra mengatakan, Polri telah mendirikan posko DVI di Ponpes Darut Tahfidz Cisarua. Posko tersebut menjadi pusat identifikasi korban dengan metode ilmiah.
"Hasil evaluasi ini terus kita koordinasikan dengan posko DVI. Kita sudah mendirikan posko bersama Dinas Kesehatan KBB," kata Niko, Sabtu 24 Januari 2026.
Baca Juga: Longsor Pasirlangu Telan Ratusan Korban, KBB Tetapkan Darurat Bencana
Ia menjelaskan, proses identifikasi dilakukan melalui pengumpulan data antemortem dan postmortem yang kemudian direkonsiliasi untuk memastikan identitas korban secara akurat.
Dari 9 jenazah korban longsor yang berhasil dievakuasi, 7 jenazah telah teridentifikasi.
Selain identifikasi, tim DVI juga melakukan proses memandikan dan mensalatkan jenazah.
Dari tujuh jenazah yang sudah teridentifikasi, dua di antaranya sudah diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan.
"Pencarian korban hilang masih terus dilakukan. Polisi bersama relawan SAR menyisir area longsor yang menimbun rumah-rumah warga," ujarnya.
Puluhan personel gabungan dikerahkan, termasuk anjing pelacak untuk mempercepat proses pencarian.
"Dari Polres Cimahi kami turunkan 63 personel, ditambah bantuan dari Polda Jabar. Termasuk anjing pelacak agar pencarian lebih cepat," tuturnya.
Hingga kini, petugas masih berjibaku dengan kondisi medan yang berat dan cuaca yang tak menentu. Pencarian korban pun terus dimaksimalkan.