TANGERANG, POSKOTA.CO.ID - Warga Perumahan Ciledug Indah 2, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, Banten, digegerkan dengan kemunculan seekor ular sanca batik sepanjang sekitar 4 meter, Jumat, 23 Januari 2026.
Ular berukuran besar itu pertama kali terlihat keluar dari luapan selokan. Hewan melata tersebut diduga terbawa arus air hingga naik ke permukaan jalan.
Supriyadin, 57 tahun, salah seorang warga, mengatakan, ular tersebut awalnya dikira telah kabur. Namun, hewan itu ternyata bersembunyi di kolong mobil milik warga yang terparkir di pinggir jalan.
“Awalnya saya kira sudah kabur, ternyata menyelinap ke kolong mobil,” kata Supriyadin, Jumat, 23 Januari 2026.
Baca Juga: Penyebab Mati Listrik 7 Hari di Indonesia Apa? Ternyata Ini Penjelasan Lengkapnya
Sejumlah warga kemudian berusaha menangkap ular tersebut dengan peralatan seadanya. Dengan menggunakan karung dan sapu, ia dan warga lainnya akhirnya berhasil mengamankan ular sanca batik itu.
"Kepalanya langsung diikat lalu dimasukkan ke dalam karung,” ujarnya.
Warga lainnya, Lilis, 63 tahun, mengaku, bukan kali pertama melihat ular tersebut. Ia menyebut ular berukuran besar itu kerap terlihat di selokan, tetapi selalu lolos saat hendak ditangkap.
“Saya pernah lihat ular itu di selokan, tapi setiap mau ditangkap selalu kabur,” ucapnya.
Baca Juga: Mati Listrik 7 Hari di Indonesia, Apakah Benar atau Hoaks? Ini Fakta Sebenarnya dan Penjelasan PLN
Setelah berhasil ditangkap, ular berbobot sekitar 15 kg itu kemudian diserahkan kepada petugas UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Ciledug untuk penanganan lebih lanjut.
Relawan UPT Damkar Ciledug, Anwar mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan, terutama saat lingkungan sekitar terendam banjir. Menurutnya, kondisi tersebut kerap memicu ular keluar dari sarangnya.
“Biasanya ular bersarang di selokan. Kalau sarangnya terendam air, ular akan keluar. Warga harus lebih hati-hati dan waspada,” katanya.
Anwar juga mengungkapkan, pihaknya telah menangani penangkapan empat ekor ular di wilayah Ciledug dalam sepekan terakhir.
“Ular terpanjang yang kami tangkap berada di daerah Cipadu, panjangnya sekitar enam meter dengan bobot mencapai 70 kg,” tandasnya seraya mengatakan ular yang ditangkap selanjutnya diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSD) Kota Tangerang.