DEPOK, POSKOTA.CO.ID - Wali Kota Depok, Supian Suri buka suara terkait murid SMP Negeri 3 Depok, Sukmajaya, Kota Depok yang mengambil meja serta bangku agar bisa belajar.
Peristiwa tersebut viral dan menjadi sorotan publik.
"Pemerintah Kota Depok akan secepatnya mengatasi kekurangan fasilitas belajar seperti kursi atau meja di lingkungan SMPN 3 Kota Depok," ujar Supian Suri kepada wartawan usai acara peresmian di Mts Negeri 3 Depok di Kecamatan Pancoran Mas, Kamis, 22 Januari 2026.
Supian mengatakan saat ini pihaknya masih berupaya dalam memenuhi kekurangan fasilitas belajar dengan mengandeng beberapa pihak melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR).
Baca Juga: Mati Listrik 7 Hari di Indonesia, Apakah Benar atau Hoaks? Ini Fakta Sebenarnya dan Penjelasan PLN
"Sudah dimintai dukungan dari BJB untuk tambahan mebelernya. Mudah-mudahan secepatnya bisa diproses semuanya," tuturnya.
Ia pun mengakui bahwa ketersediaan meja dan kursi di SMPN 3 Depok masih belum sepenuhnya terpenuhi.
Supian menyebutkan masih terdapat sejumlah ruang kelas yang belum terfasilitasi.
"Meja belajar masih belum bisa melengkapi keseluruhan. Tetapi kurang lebih setengahnya sudah bisa dilengkapi," tuturnya.
Baca Juga: Jaringan Internet Telkomsel dan Indihome Alami Gangguan Massal Nasional, Ini Dugaan Penyebabnya
10 Kelas Didanai CSR
Sebanyak 10 kelas akan difasilitasi melalui dana bantuan CSR Bank BJB. Sementara sisanya akan dipenuhi melalui perubahan anggaran daerah.
Harapannya adanya bantuan ini bisa mengatasi kekurangan fasilitas di SMPN 3 Depok, agar kegiatan belajar siswa bisa lebih optimal.
“Sekitar 17 kelas kalau tidak salah yang belum terfasilitasi. Sepuluh kelas kami fasilitasi dengan CSR Bank BJB, selebihnya nanti kami kejar melalui perubahan anggaran,” tuturnya.
Sementara itu, pada saat Poskota mencoba konfirmasi langsung dengan mendatangi ke SMPN 3 Depok, terkait informasi viral di media sosial para pelajar mengangkat meja untuk bisa belajar dan pihak dari kepala sekolah sedang tidak ada di sekolah.
Baca Juga: Penyebab Mati Listrik 7 Hari di Indonesia Apa? Ternyata Ini Penjelasan Lengkapnya
"Ibu kepala sekolahnya sedang ada di dinas, tidak ada di sekolah. Untuk menanggapi hal tersebut langsung ke kepala sekolah," ucap salah satu guru.
Sebagai tambahan informasi, bangunan baru di SMPN 3 Depok mulai diisi kegiatan siswa dan guru.
Kemudian untuk fasilitas kamar mandi yang berada di deretan masjid sekolah beberapa ruangan masih belum berfungsi maksimal. Ditambah penerangan untuk tempat wudhu juga masih kurang.