DEPOK, POSKOTA.CO.ID - Pencurian terjadi di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kalibaru 1, Kecamatan Cilodong, Kota Depok pada Kamis, 22 Januari 2026.
Diketahui, kawanan maling tersebut mencuri sejumlah barang elektronik seperti laptop dan proyektor.
Kanit Reskrim Polsek Sukmajaya, Iptu Agung mengatakan diketahui waktu kejadian pencurian sekitar pukul 05.40 WIB.
Laporan diterima dari operator sekolah berinisial KM, yang menyebutkan seisi ruangan guru sudah berantakan.
Baca Juga: Mati Listrik 7 Hari di Indonesia, Apakah Benar atau Hoaks? Ini Fakta Sebenarnya dan Penjelasan PLN
"Pertama kali pencurian ini diketahui saat saksi security mau membuka sekolah sambil bersih- bersih, pintu di ruangan guru telah terbuka dengan kondisi di ruangan sudah berantakan," ujar Agung kepada Poskota pada Kamis, 22 Januari 2026.
Berdasarkan keterangan saksi, barang-barang yang hilang perlengkapan sekolah untuk kegiatan belajar mengajar siswa disimpan dalam sebuah lemari besi.
"Kunci gembok pada teralis lemari dirusak pelaku. Sedangkan pintu depan juga dicongkel paksa seperti menggunakan linggis karena terdapat coakan dari luar cukup besar pada gagang pintunya," ungkapnya.
Adapun barang-barang elektronik yang hilang dicuri para pelaku, yaitu dua unit proyektor merek Epson, tiga unit Proyektor merek Benq, lima laptop Chromebook merek Zyrex, satu unit laptop merek Libera, satu unit laptop Merrk Zyrex, dan satu unit laptop merek Acer.
Baca Juga: Penyebab Mati Listrik 7 Hari di Indonesia Apa? Ternyata Ini Penjelasan Lengkapnya
Agung memprediksi untuk jumlah pelaku yang beraksi lebih dari dua orang.
"Pelaku diperkirakan lebih dari satu orang untuk membobol sekolahan tersebut," tuturnya.
Kendati demikian lokasi kejadian sudah tidak steril saat kejadian, karena langsung dipergunakan untuk kegiatan belajar mengajar sehingga tidak menghubungi tim Inafis untuk lakukan olah TKP," tuturnya.
Agung mengungkapkan, tim opsnal saat ini masih bekerja mencari keterangan saksi, dan rekaman kamera CCTV sekitar lokasi kejadian.
"Wilayah SDN Kalibaru 1 merupakan daerah perbatasan dengan Pabuaran Kabupaten Bogor. Ada kemungkinan pelaku kabur melarikan diri masuk ke perbatasan arah Cibinong Kabupaten Bogor," ucap Agung.
"Total saksi sudah dimintai keterangan terkait ada 3 orang yakni operator sekolah atau pelapor, dan dua orang petugas securiti yang jaga sekolah,” sambungnya.