POSKOTA.CO.ID - Mantan Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Komjen Pol (Purn) Dharma Pongrekun mengatakan imbauannya tentang pentingnya kesiapsiagaan masyarakat untuk menghadapi kondisi darurat yang datang secara tiba-tiba seperti bencana atau krisis yang berdampak kepada kehidupan.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah bertahan hidup saat mati listrik yang wajib diketahui semua orang, sebab gangguan listrik bisa terjadi kapan saja dan berdampak terhadap kehidupan sehari-hari.
Pongrekun mengatakan agar setiap keluarga untuk menyiapkan panic kit atau alat perlengkapan yang lengkap untuk membantu kebutuhan dasar selama tujuh hari pertama pada masa krisis.
Alat Bertahan Hidup Saat Listrik Padam
Panic kit adalah alat ideal yang mencakup persediaan makanan tahan lama, obat-obatan, senter, baterai cadangan, alat komunikasi, dan power bank. Alat itu menjadi modal penting apabila listrik padam hingga berhari-hari.
Baca Juga: Mati Listrik 7 Hari di Indonesia, Apakah Benar atau Hoaks? Ini Fakta Sebenarnya dan Penjelasan PLN
Dilansir dari Instagram Ngaji Roso. Pongrekun mengatakan bahwa pemadaman listrik berhari-hari adalah salah satu skenario darurat yang perlu diwaspadai. Dalam sebuah kesempatan, dia secara gamblang memaparkan konsekuensi dari pemadaman listrik berkepanjangan.
“Adik-adik kasih tahu orangtua, untuk mempersiapkan keadaan darurat dadakan selama 7 hari. Mulai dari listrik mati, ATM nggak bisa jalan, AC mati, kulkas mati berarti bahan makanan busuk, malam tidak ada lampu, air bersih tidak ada karena tergantung pada jet pump dan sebagainya. Mulai pikirkan dari sekarang, sebelum didadak,” ungkapnya.
Peringatan ini didasari oleh pengamatan Dharma terhadap langkah-langkah antisipasi yang diambil oleh beberapa negara di Eropa. Beliau menyebutkan bahwa di beberapa negara, termasuk Belanda dan Jerman, pemerintah telah menerbitkan buku panduan atau manual berisi instruksi untuk menghadapi situasi darurat serupa.
“Di beberapa negara, himbauan itu sudah ada. Di Belanda di bagian buku manual, bukan di Belanda saja. Di Jerman juga ada, ada yang dipublish, ada yang belum disampaikan. Nggak usah tanya kapan, kalau tahu kapan itu bukan krisis, bukan darurat,” jelasnya.
Tips Bertahan Hidup Saat Listrik Padam
Apabila situasi mulai menunjukkan adanya gejala pemadaman lsitrik panjang, maka bersiaplah untuk melakukan hal di bawah ini”
- Persediaan Air dan Makanan
Siapkan minimal 1 galon air per orang per hari untuk minum dan kebersihan selama tujuh hari. Pilih makanan kaleng, kacang-kacangan, buah kering, dan nasi yang tahan lama tanpa kulkas.
- Kesehatan
Lengkapi kit P3K dengan obat-obatan, perban, dan antiseptik; rebus air untuk minum setelah hari kedua. Cabut semua colokan listrik untuk mencegah korsleting saat listrik menyala kembali, dan ventilasi rumah alami untuk menghindari panas berlebih di iklim tropis seperti Medan.
- Pencahayaan
Gunakan senter LED, headlamp, atau lentera dengan baterai cadangan dan hindari lilin karena risiko kebakaran tinggi.
Baca Juga: PLN Percepat Pelayanan, 1.600 Pelanggan Jabodetabek Nikmati Listrik Secara Serentak
Siapkan radio baterai atau power bank untuk update berita, serta radio tangan-crank untuk komunikasi darurat tanpa listrik.
- Siapkan Uang Cash
Hal yang tidak boleh dilupakan yaitu adalah menyiapkan uang tunai secukupnya. Dalam kondisi listrik padam, menyimpan uang di ATM mungkin tidak akan bisa dilakukan penarikan sebab listrik padam.
Begitu juga untuk mereka yang menggunakan alat bayar digital bisa saja terhambat akibat sinyal.
- Komunikasi
Saat kondisi listrik padam, komunikasi bisa saja terhambat sebab ketika listrik mati maka penyedia jasa komunikasi pun umumnya sering terganngu.
Buatlah rencana agar Anda tetap terhubung dengan keluarga dan teman-teman.