POSKOTACOID - Kapan bansos PKH dan BPNT Tahap 1 Januari 2026 cair dari pemerintah ramai ditanyakan oleh masyarakat yang terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Penyaluran bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) jadi sorotan KPM pada awal tahun 2026.
Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan pencairan bansos BPNT dan PKH beserta bantuan reguler lainnya berlanjut pada 2026.
Baca Juga: Mati Listrik 7 Hari di Indonesia, Apakah Benar atau Hoaks? Ini Fakta Sebenarnya dan Penjelasan PLN
Merangkum dari situs resmi Kemensos, bansos PKH dan BPNT disalurkan secara bertahap dengan skema triwulanan atau setiap tiga bulan sekali.
Alokasi dana bansos kepada KPM baru akan dimulai apabila seluruh proses administrasi, termasuk verifikasi dan validasi data penerima rampung dilakukan.
Jadwal Penyaluran Bansos PKH dan BPNT
Sampai dengan hari ini, pemerintah belum mengumumkan dengan resmi perihal tanggal penyaluran bansos PKH dan BPNT.
Sejatinya, jadwal penyaluran bantuan tidak pernah disampaikan dengan rinci karena menunggu proses administrasi selesai dilakukan.
Kendati demikian, pemerintah membagikan soal jadwal periode penyaluran bantuan secara triwulanan. Berikut ini jadwalnya.
- Tahap 1: Januari-Maret
- Tahap 2: April-Juni
- Tahap 3: Juli-September
- Tahap 4: Oktober-Desember
Itu berarti, dana bansos PKH dan BPNT Tahap 1 Tahun 2026 akan dicairkan dalam periode Januari-Maret 2026.
Cara Cek Bansos PKH dan BPNT
Untuk memastikan apakah subsidi uang gratis dari pemerintah sudah ditransfer ke rekening, KPM dapat melakukan pengecekan secara berkala.
Ada dua cara yang dapat dilakukan para KPM untuk memeriksa status penyaluran bansos PKH dan juga BPNT. Simak panduan lengkapnya berikut ini.
1. Cek Bansos via Website
- Buka browser di perangkat
- Kunjungi situs resmi cekbansos.kemensos.go.id
- Pilih lokasi tempat mu berada, mulai dari Provinsi, Kabupaten atau Kota, Kecamatan, hingga desa atau kelurahan
- Isi nama penerima manfaat
- Masukkan empat digit kode yang tersedia di sana
- Klik "Cari Data"
- Situs akan menampilkan informasi apakah nama mu tercatat sebagai penerima bansos
2. Cek Bansos via Aplikasi Cek Bansos
- Pasang aplikasi Cek Bansos
- Setelah itu buat akun baru
- Masukkan nomor Kartu Keluarga (KK), Nomor Induk Kependudukan (NIK), nama lengkap dan juga alamat sesuai KTP
- Tambahkan juga nomor ponsel dan alamat email
- Buat kata sandi
- Kemudian, unggah foto selfie sambil memegang KTP
- Setelah itu, buat akun baru
- Jika dinilai layak, maka masyarakat akan diberikan username untuk mengakses aplikasi ini
- Selanjutnya, masukkan username dan kata sandi
- Lalu, tekan menu pencarian dan isi data penerima untuk melihat informasi terkait penyaluran bansos.
Nominal Bansos PKH dan BPNT
Bansos PKH dan BPNT adalah dua bantuan yang berbeda sehingga sasaran penerima dan juga nominal bantuannya tidak lah sama.
Nominal Bansos PKH
1. Komponen Kesehatan
- Anak usia dini (0-6 tahun): Rp3.000.000/tahun atau 750.000 per tahap per tiga bulan.
- Ibu hamil: Rp3.000.000/tahun atau 750.000 per tahap.
2. Komponen Pendidikan
- Siswa SD: Rp /tahun atau Rp225.000 per tahap
- Siswa SMP: Rp1.500.000/tahun atau Rp375.000 per tahap
- Siswa SMA: Rp2.000.000/tahun atau Rp500.000 per tahap
3. Komponen Kesejahteraan Sosial
- Penyandang disabilitas: Rp2.400.000/tahun atau Rp600.000 per tahap
- Orang lansia: Rp2.400.000/tahun atau Rp600.000 per tahap
Nominal Bansos BPNT
Berbeda dari PKH, bansos BPNT disalurkan untuk keluarga miskin yang tidak mampu memenuhi kebutuhan pangan harian dan pembagian bantuannya tidak dikelompokkan.
- Rp200.000 per bulan/per KPM atau Rp600.000 per tiga bulan