Mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai solusi pembiayaan usaha berkelanjutan. (Sumber: Dok/BRI)

EKONOMI

Dokumen Pengajuan KUR BRI 2026 yang Wajib Disiapkan Calon Debitur

Minggu 18 Jan 2026, 18:32 WIB

POSKOTA.CO.ID - Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI 2026 kembali menjadi salah satu instrumen pembiayaan yang paling diminati pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia.

Skema kredit bersubsidi ini dinilai mampu membantu pengembangan usaha karena menawarkan bunga ringan, tenor fleksibel, serta persyaratan yang relatif terjangkau.

Dilansir dari berbagai sumber, KUR BRI dirancang sebagai solusi permodalan yang inklusif agar pelaku usaha dapat meningkatkan kapasitas produksi, memperluas pasar, hingga memperkuat keberlanjutan bisnis.

Namun demikian, keberhasilan pengajuan KUR tidak hanya bergantung pada kebutuhan modal, tetapi juga pada kesiapan administrasi pemohon.

“Bank tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dalam menyalurkan KUR, sehingga kelengkapan dokumen menjadi aspek krusial dalam proses persetujuan,”

Oleh karena itu, pemahaman mengenai dokumen pengajuan KUR BRI 2026 menjadi bekal penting bagi pelaku usaha agar proses pengajuan berjalan lancar dan tepat waktu.

Baca Juga: Pinjam Modal Usaha Lewat KUR Mandiri 2026, Simak Simulasi Cicilan Rp10 Juta–Rp80 Juta dan Dokumen yang Wajib Disiapkan

Pentingnya Dokumen dalam Pengajuan KUR BRI

Dokumen pengajuan KUR berfungsi sebagai dasar utama bagi bank untuk menilai identitas pemohon, legalitas usaha, serta kemampuan usaha dalam mengelola pinjaman.

Melalui dokumen tersebut, Bank Rakyat Indonesia (BRI) dapat memastikan bahwa dana KUR disalurkan kepada usaha yang benar-benar produktif dan layak mendapatkan pembiayaan.

Selain sebagai alat verifikasi, dokumen juga menjadi bagian dari sistem pengawasan agar kredit yang diberikan sesuai dengan tujuan program pemerintah, yaitu mendorong pertumbuhan UMKM dan perekonomian nasional.

Seiring dengan meningkatnya integrasi sistem perbankan berbasis digital, pelaku usaha dituntut untuk menyiapkan dokumen secara rapi, jelas, dan konsisten. Ketidaksesuaian data atau kelengkapan berkas yang kurang sering kali menjadi penyebab utama terhambatnya proses pengajuan KUR.

Dokumen Wajib Pengajuan KUR BRI 2026

Pelaku usaha yang berencana mengajukan KUR BRI 2026 perlu menyiapkan sejumlah dokumen utama sebagai berikut:

1. Kartu Tanda Penduduk (KTP)

KTP elektronik yang masih berlaku wajib disiapkan sebagai bukti identitas resmi pemohon. Data pada KTP harus sesuai dengan dokumen lainnya.

2. Kartu Keluarga (KK)

KK digunakan bank untuk mencocokkan data kependudukan pemohon secara menyeluruh, termasuk status keluarga dan alamat domisili.

3. Surat Keterangan Usaha (SKU) atau Nomor Induk Berusaha (NIB)

Dokumen ini membuktikan bahwa pemohon benar-benar menjalankan kegiatan usaha. Pelaku usaha mikro dapat menggunakan SKU dari kelurahan atau desa, sementara pelaku usaha yang telah terdaftar secara formal dapat melampirkan NIB.

4. Buku Rekening atau Catatan Keuangan Usaha

Pemohon perlu menyertakan bukti transaksi atau catatan keuangan sederhana yang menggambarkan arus kas usaha. Catatan ini membantu bank menilai stabilitas dan kapasitas usaha.

5. NPWP (jika ada)

Untuk pengajuan KUR dengan plafon tertentu, bank dapat meminta NPWP sebagai kelengkapan administrasi sesuai ketentuan yang berlaku.

6. Dokumen Pendukung Lainnya

BRI dapat meminta dokumen tambahan, seperti foto tempat usaha, izin usaha tertentu, atau dokumen lain yang relevan dengan karakteristik usaha pemohon.

Baca Juga: Syarat Daftar KUR BSI 2026, Dapat Pinjaman Modal hingga Rp100 Juta

Langkah-Langkah Pengajuan KUR BRI 2026

Agar proses pengajuan berjalan sistematis, pelaku usaha dapat mengikuti alur resmi berikut:

Menyiapkan Seluruh Dokumen Persyaratan

Pastikan seluruh dokumen lengkap, valid, dan sesuai dengan data diri serta usaha.

Mengajukan Permohonan KUR

Pemohon dapat mendatangi kantor BRI terdekat atau memanfaatkan kanal pengajuan yang tersedia.

Mengisi Formulir Pengajuan

Formulir diisi dengan data yang benar dan jujur, mencakup identitas pribadi, profil usaha, serta kebutuhan modal.

Proses Verifikasi dan Survei Usaha

Petugas bank melakukan verifikasi dokumen dan, jika diperlukan, survei langsung ke lokasi usaha.

Analisis dan Persetujuan Kredit

Bank menganalisis kelayakan usaha. Jika memenuhi kriteria, persetujuan kredit diberikan sesuai plafon pengajuan.

Pencairan Dana KUR

Dana KUR dicairkan ke rekening pemohon dan dapat langsung digunakan sebagai modal usaha.

Tips Agar Pengajuan KUR BRI Disetujui

Untuk meningkatkan peluang persetujuan, pelaku usaha disarankan memastikan usaha berjalan aktif, memiliki catatan keuangan meskipun sederhana, serta menyampaikan informasi yang jujur dan konsisten.

Selain itu, pengajuan pinjaman sebaiknya disesuaikan dengan kapasitas usaha. Pengajuan yang realistis akan memudahkan bank dalam menilai kemampuan pengembalian kredit.

Dengan persiapan dokumen yang matang dan pemahaman alur pengajuan, KUR BRI 2026 dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai sumber pembiayaan yang mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan UMKM.

Tags:
kredit usaha rakyat BRIKUR UMKM 2026pengajuan KUR BRIsyarat KUR BRIDokumen KUR BRI 2026

Yusuf Sidiq Khoiruman

Reporter

Yusuf Sidiq Khoiruman

Editor