Performa Solid, Bank Mandiri Bagikan Dividen Interim Rp9,3 Triliun

Sabtu 17 Jan 2026, 14:23 WIB
Bank Mandiri membagikan dividen interim. (Sumber: Dok. Mandiri)

Bank Mandiri membagikan dividen interim. (Sumber: Dok. Mandiri)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Bank Mandiri menyalurkan dividen interim tahun buku 2025 kepada para pemegang saham, Rabu, 14 Januari 2026.

Langkah ini mencerminkan fundamental perseroan yang tetap solid, likuiditas terjaga, serta konsistensi kinerja Bank Mandiri memberikan nilai tambah berkelanjutan bagi pemegang saham.

Sebagaimana telah dipublikasikan dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), bank berkode emiten BMRI ini membagikan dividen interim sebesar Rp100 per saham.

Dividen dibagikan kepada para pemegang saham tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) dengan total nilai dividen interim yang disalurkan Bank Mandiri mencapai Rp9,3 triliun.

Baca Juga: Tabel Angsuran KUR Mandiri 2026 Plafon Rp70 Juta, Cicilan Mulai Rp2 Jutaan

Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan mengatakan, pembagian dividen interim itu telah memperhitungkan kondisi permodalan perusahaan yang solid serta likuiditas yang memadai. Melalui kinerja keuangan yang terjaga, Bank Mandiri tetap memiliki ruang yang cukup untuk mendukung pertumbuhan bisnis ke depan.

“Pembagian dividen interim ini menjadi bukti konsistensi Bank Mandiri dalam memberikan nilai optimal bagi para pemegang saham, sejalan dengan pengelolaan kinerja dan fundamental perseroan yang tetap solid,” kata Riduan dalam keterangan resminya, Rabu, 14 Januari 2026.

Pembagian dividen interim ini juga menjadi bagian dari kontribusi Bank Mandiri kepada negara, seiring dengan peran Danantara Indonesia sebagai pemegang saham terbesar perseroan. Hal tersebut sejalan dengan upaya optimalisasi nilai investasi pemerintah serta penguatan peran Bank Mandiri dalam mendukung agenda pembangunan nasional.

Ia menambahkan, pembagian dividen interim tersebut didukung oleh kinerja keuangan perusahaan yang tetap solid hingga akhir November 2025. Hal ini tercermin dari fungsi intermediasi perbankan yang tumbuh positif di atas rata-rata industri.

Baca Juga: Mandiri Micro Fest 2025 Dorong Pelaku Mikro Naik Kelas, Transaksi Digital Melonjak 45 Persen

Kinerja solid tersebut ditopang oleh fungsi intermediasi yang terus tumbuh positif hingga akhir November 2025. Secara bank only, penyaluran kredit Bank Mandiri mencapai Rp1.452 triliun, mencerminkan pertumbuhan yang berada di atas rata-rata industri dan menegaskan komitmen perseroan sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional.

Di sisi pendanaan, Bank Mandiri mencatatkan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp1.584 triliun.

Rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) terjaga di kisaran 91 persen, mencerminkan kondisi likuiditas yang sehat serta ruang ekspansi yang tetap memadai. Selain itu, total aset Bank Mandiri (bank only) per November 2025 tercatat mencapai Rp2.120 triliun.

“Ke depan, Bank Mandiri akan terus menjaga konsistensi kinerja sekaligus memperkuat kontribusi perseroan bagi perekonomian nasional melalui sinergi ekosistem Mandiri Group dan akselerasi di berbagai sektor usaha, sehingga kinerja Bank Mandiri tetap unggul dan bertumbuh secara berkelanjutan,” ujarnya.


Berita Terkait


News Update