TANGERANG, POSKOTA.CO.ID - Luapan aliran Sungai Cimanceuri mengakibatkan 180 hektare sawah di Desa Margasari, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, terendam banjir.
Camat Tigaraksa, Cucu Abdurrosyied mengatakan, ratusan hektare sawah tersebut berada di tiga kampung yakni, Kaduagung Kamalangan, Kaduagung, dan Cangkring.
"Total keseluruhan ada sekitar 180 hektare sawah yang terendam. Jadi terancam gagal panen," kata Cucu, Rabu, 14 Januari 2026.
Selain sawah, puluhan rumah warga terendam. Cucu menyebutkan, air belum surut sejak Waktu pagi kemarin, Selasa, 13 Januari 2026.
"Air mulai masuk ke pemukiman kemarin subuh. Hingga saat ini air belum surut," ujarnya.
Banjir Setinggi 80 Cm
Dari hasil pendataan di lapangan, 41 rumah di Desa Margasari tercatat digenangi banjir setinggi 30-80 cm.
"Banjir belum surut, mungkin karena hujan terus," ucap dia.
Pihaknya bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang telah menyalurkan bantuan logistik kepada korban terdampak banjir.
"Alhamdulillah sudah disalurkan juga bantuan langsung ke warga. Saat ini kami pemerintah bersama TNI dan Polri masih terus berada di lokasi untuk melakukan pemantauan," tuturnya.