JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta membangun kembali Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, yang dulu sempat dibongkar era Gubernur Anies Baswedan.
Gubernur Jakarta, Pramono Anung menyampaikan, pembangunan JPO dilakukan setelah melalui kajian. Keberadaan jembatan tersebut masih sangat dibutuhkan, khususnya bagi penyandang disabilitas.
"Jadi JPO Sarinah dalam kajian ini memang diperlukan terutama untuk difabel. Jadi itu salah satu alasan kemudian kenapa diadakan," kata Pramono kepada awak media, dikutip Sabtu, 10 Januari 2025.
Meski begitu, Pramono tidak menampik pro-kontra di tengah masyarakat terkait pembangunan kembali JPO Sarinah.
Baca Juga: Link Video Botol Golda 19 Detik Viral di TikTok, Apa Isinya? Ternyata Ini Faktanya
Sebagian kelompok pejalan kaki menginginkan penyeberangan tetap difokuskan di permukaan jalan tanpa harus naik ke JPO.
"Memang saya juga sudah membaca pro-kontranya masyarakat yang apa kelompok pejalan kakikan menginginkan lewat tetap jalan kaki di bawah," ujarnya.
Pelican Crossing Tetap Dibuka
Pramono memastikan, pelican crossing di kawasan Sarinah tidak akan ditutup meski JPO telah dibangun kembali.
"Enggak, kan, ada di itu tetap jalan," katanya.
Baca Juga: Link Video Call Parera Viral Jadi Buruan Warganet, Ini Fakta Sebenarnya
Jalur penyeberangan di bawah lewat pelican crossing tetap difungsikan. Sementara itu, JPO dihadirkan sebagai alternatif bagi kelompok rentan, seperti disabilitas dan lansia.
"Jalan kaki dibawahkan tetap dibuka kemudian di atas sebagai alternatif pilihan, Jadi tetap semua enggak ada yang ditutup," ujar dia.
Sebagai Gubernur Jakarta, ia ingin memberikan kenyamanan bagi seluruh kalangan.
"Terus terang keputusannya sebenarnya sudah dulu tetapi kan saya sebagai gubernur sekarang saya bertanggung jawab untuk itu," tuturnya. (cr-4)