Grab menggandeng GAC untuk menghadirkan 20.000 kendaraan listrik di Asia Tenggara. (Sumber: GAC)

OTOMOTIF

Grab Gandeng GAC, Siapkan 20 Ribu Mobil Listrik untuk Armada Asia Tenggara

Jumat 09 Jan 2026, 13:22 WIB

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Grab menjalin kerja sama strategis dengan Guangzhou Automobile Group (GAC) untuk memperluas penggunaan kendaraan listrik di Asia Tenggara.

Dalam tahap awal kolaborasi ini, kedua perusahaan menyiapkan 20.000 unit mobil listrik (EV) berperforma tinggi yang akan didistribusikan di sejumlah negara kawasan.

Kemitraan tersebut tidak hanya bertujuan menambah jumlah armada kendaraan listrik dalam ekosistem Grab, tetapi juga mencakup integrasi sistem teknologi antara kedua perusahaan.

Grab dan GAC turut menjajaki penguatan layanan purnajual guna mendukung operasional armada listrik di berbagai negara.

Baca Juga: Ofero Perkenalkan Stareer 5 Lit, Begini Spesifikasi dan Harganya

Integrasi Grab dengan Kendaraan Listrik GAC

Sebagai langkah awal implementasi, tiga model unggulan GAC akan diperkenalkan, yakni AION Y, AION ES, dan AION V. Ketiga kendaraan ini direncanakan hadir di Singapura, Malaysia, Indonesia, Filipina, Vietnam, dan Thailand.

Model-model tersebut dikembangkan untuk kebutuhan layanan ride-hailing profesional, dengan karakteristik seperti bukaan pintu hingga 90 derajat serta ruang kaki belakang yang lapang untuk meningkatkan kenyamanan pengemudi dan penumpang.

Kerja sama ini juga sejalan dengan strategi global GAC bertajuk ‘Tech-Driven GAC, Advancing Global Reach with a Full-Chain Ecosystem’ yang menitikberatkan pada pengembangan ekosistem kendaraan listrik terintegrasi, mencakup produk, layanan, dan kapabilitas operasional.

Dalam kemitraan ini, aplikasi mitra pengemudi Grab akan terintegrasi langsung ke dalam sistem kokpit cerdas GAC. Integrasi tersebut memungkinkan pengemudi mengakses navigasi, informasi area dengan permintaan tinggi, hingga peringatan keselamatan melalui layar kokpit kendaraan.

Baca Juga: Paten Ducati Diavel V4 Terbaru Terungkap, Siap Hadir Versi 2026?

Dengan demikian, kebutuhan berpindah antar-perangkat dapat dikurangi, sehingga pengemudi tetap fokus pada keselamatan berkendara.

Mitra pengemudi juga diberikan opsi untuk menyewa kendaraan listrik melalui mitra armada Grab atau memanfaatkan skema pembiayaan kepemilikan kendaraan yang disediakan platform tersebut.

Ke depan, Grab dan GAC menyatakan komitmennya untuk terus mengeksplorasi inovasi teknologi dan mendorong adopsi EV di Asia Tenggara.

Philipp Kandal, Chief Product Officer Grab, menyebut integrasi teknologi ini sebagai upaya memberdayakan mitra pengemudi.

“Grab terus menghadirkan inovasi yang dapat memberdayakan mitra pengemudi. Dengan mengintegrasikan aplikasi mitra pengemudi Grab langsung ke layar kokpit GAC, mitra pengemudi dapat menerima data penting secara tepat waktu, seperti navigasi yang presisi dan peringatan keselamatan, dengan lebih ergonomis,” ujarnya.

Baca Juga: Ford Ungkap Peta Pasar Indonesia, Mobil Penumpang Kuat di Jawa

Menurutnya, langkah tersebut mampu mengurangi beban visual dan kognitif pengemudi sekaligus memperkuat komitmen terhadap netralitas karbon dan mobilitas berkelanjutan.

Tiga Model EV GAC Siap Perkuat Armada Grab di Enam Negara

Adapun tiga model GAC yang dipilih dinilai sesuai dengan kebutuhan pasar Asia Tenggara. AION Y dikenal sebagai model terlaris yang banyak digunakan sebagai taksi listrik berkat desain modern dan kabin fungsional.

AION V mengantongi peringkat keselamatan lima bintang Euro NCAP, dengan keunggulan pada jarak tempuh dan ruang kabin luas.

Sementara AION ES menonjolkan efisiensi dan konfigurasi kabin ergonomis, serta telah banyak digunakan sebagai armada taksi listrik.

Tags:
mobil listrik kemitraan GrabGrabGAC AionGAC

Erwan Hartawan

Reporter

Muhammad Faiz Sultan

Editor